data penting bagi pelaku bisnis

Data Sebagai Penentu Nasib Usaha

Author: Nova Haasiani

Semakin tingginya transaksi secara online saat ini membuat banyak UMKM atau pelaku usaha mikro kecil menengah mulai masuk ke ranah online dan e-commerce. Katadata mengungkap bahwa sudah hampir 11 juta pelaku UMKM berjualan secara online.

Namun, apakah dengan masuk ke dalam online pasar online saja sudah cukup? Pada event yang diselenggarakan bersama antara BRI SEI dan Compas.co.id bertajuk UMPAN – KELAS Episode: “Datamu Menentukan Nasib Usahamu”.

Melalui acara ini, Teguh Rahadian, selaku Kepala Bagian Social Entrepreneurship & Incubator, berharap untuk bisa menambah semangat, pengetahuan dan juga memberikan hal yang bermanfaat bagi teman-teman UMKM. Pembahasan dalam acara ini pun mendiskusikan lebih lagi mengenai hal-hal penting yang bisa membantu pelaku bisnis bersaing di marketplace.

Memulai dengan Data

Salah satu hal yang perlu diingat dalam berbisnis adalah perencanaan. Kamu tidak harus membuat rencana bisnis formal sebanyak 20 halaman untuk merencanakan bisnis, tapi penting untuk bisa memastikan rencanamu.

Salah satu strategi adalah dengan menggunakan data. Mengambil contoh pengalaman dari pembicara Rizki Ardi Nugroho, atau biasa dikenal dengan Mizter Popo, saat pertama kali terjun dalam bisnis online Rizki menyimpan nomor telepon para pembelinya.

Rizki memulai dengan data yang sudah ia punya untuk bisa follow up pembeli tersebut di kemudian harinya. Menurutnya, ini bisa menjadi langkah awal yang penting, karena jika pembeli tersebut pernah melakukan transaksi berarti mereka “sudah ada ketertarikan dengan produk anda”. Dengan ketertarikan tersebut, akan lebih mudah untuk para pelaku bisnis untuk bisa engage dengan pembeli.

Selain itu, Philip Olivari, selaku salah satu pembicara pada event, memaparkan betapa pentingnya penggunaan data dalam melakukan suatu bisnis. “UMKM memerlukan data insights untuk bisa memajukan usaha dan terus relate dengan pasar,” katanya.

Tak hanya itu, dikatakan pula bahwa data market share juga penting untuk membantu pelaku bisnis mengetahui potensi pasar dan bisa mengukur kesempatan berjualan di e-commerce. Hal-hal tersebut penting karena bisa membantu untuk menajamkan strategi berjualan bagi para pelaku bisnis.

Studi Kasus Kategori Makanan & Minuman

Untuk lebih merasakan pentingnya data dalam berbisnis, dalam webinar ini dipaparkan pula contoh data pada kategori makanan dan minuman. Contoh-contoh data penjualan yang diambil berasal dari kategori Beras dan Kopi.

Dari data penjualan produk Beras, ditemukan bahwa ada total penjualan sebesar Rp9.01 Miliar dan terjadi 148 Ribu total transaksi hanya dalam periode 1 bulan di Shopee dan juga Tokopedia. Menariknya adalah untuk produk Beras, Shopee memiliki penjualan tertinggi yaitu sebesar IDR 7.8 Miliar

data 1

Untuk produk terlaris ditemukan bahwa Beras Cap Topi Koki 5kg merupakan produk terlaris dalam kategori produk Beras. Jika dipelajari lebih dalam lagi ternyata produk tersebut dijual di Shopee dengan harga Rp.63,500 / Pack dengan seller tersebut yang berlokasi di DKI Jakarta.

Data tersebut dapat digunakan sebagai bantuan pemetaan awareness. Dengan insight data kategori produk paling laku, kamu jadi lebih mudah untuk menyusun strategi bisnismu seperti misalnya membuat judul produk yang serupa agar mudah dicari oleh customer anda.

Selanjutnya dipaparkan juga data untuk produk Kopi. Pada marketplace Shopee & Tokopedia, total penjualan untuk produk kopi sendiri sudah mencapai Rp35.68 Miliar dan juga ada total 869 Ribu transaksi dalam periode 1 bulan.

Menariknya untuk produk Kopi, Tokopedia memiliki penjualan tertinggi sebesar IDR 23.1 Miliar. Data ini menarik untuk diketahui karena kamu bisa melihat bahwa perilaku konsumen di dua platform (Tokopedia dan Shopee) berbeda.

Dimana penjualan beras di Shopee lebih banyak dibandingkan Tokopedia.Tak hanya itu, dapat dilihat pula dari data bahwa Red Koffie adalah produk dengan penjualan tertinggi.

data 2

Menariknya, Red Koffiee, dijual di Shopee dengan harga Rp.280,000 / box. Jika kamu berjualan kopi, kamu bisa menjadikan data tersebut sebagai alat penetapan harga bersaing.

Hal ini penting karena kerap kali pelaku bisnis memiliki pengetahuan yang minim akan harga kompetitor dan diskon apa saja yang digunakan oleh kompetitor sehingga bisa berdampak negatif pada penjualan.

Data Sebagai Penentu Nasib Usaha

Untuk bisa unggul dalam bisnis memang tak hanya cukup sudah masuk ke dalam pasar digital, dibutuhkan dengan penetapan strategi yang tepat. Dapat dilihat dari pengalaman dan juga studi kasus dalam webinar UMPAN KELAS ini bahwa data bisa membantu dalam penetapan strategi berbisnis.

Beberapa hal yang data bisa bantu untuk bisnismu adalah dengan:

  1. Melakukan pemetaan strategi produk baik awareness dan penentuan harga
  2. Membantu produk kamu terus relate dengan keadaan pasar karena mengetahui trend penjualan secara konsisten
  3. Mengetahui pergerakan kompetitor sehingga kamu tidak salah langkah dalam mengambil keputusan

Dari acara UMPAN – KELAS ini, kita mengetahui betapa besarnya potensi market dalam dua e-commerce seperti Shopee dan Tokopedia. Lalu bisa diketahui juga seberapa krusialnya pelaku bisnis untuk bisa berbisnis dengan bantuan data-data, baik itu data-data yang sudah kamu punya seperti kontak pembeli maupun data-data market share.

Ingin tahu lebih banyak lagi tentang pemanfaatan data untuk dapat mengembangkan usahamu? Jangan sampai ketinggalan acara antara BRI SEI dan Compas di UMPAN – KELAS berikutnya!

Lihat juga:


Mau bisnis Anda mengalahkan kompetitor dan memenangkan pasar dengan bantuan data insight seperti di atas? Yuk hubungi tim Compas

Get Your Market Insight Now

Related Post

Leave a Comment

Want to grow your online business with data-driven insights? Reach us now!

logo-compas-putih-kecil-v1-156x40

Comprehensive price and analytics system

Compas.co.id

Copyright © 2020 Compas.co.id by Telunjuk.com

Need Help? Chat with us