logo-compas-biru-kecil-v1-156x40
Influencer Marketing

Influencer Marketing: Belajar dari Studi Kasus 3 Brand Beauty and Care Ini

Influencer Marketing: Belajar dari Studi Kasus 3 Brand Beauty and Care Ini

 

Compas.co.id – Menurut data riset dari We Are Sosial, pengguna sosial saat ini semakin meningkat hingga 13.2% dari tahun lalu. Fenomena ini membuat strategi pemasaran menjadi condong ke sosial media, seperti influencer marketing, Facebook Ads, hingga iklan di YouTube.

Salah satu tren pemasaran tahun 2023 adalah menggunakan influencer marketing di berbagai channel sosial media. Para influencers ini memiliki peran penting bagi pengikutnya. Mereka memiliki opini yang dipercaya oleh para followers sehingga bisa mempengaruhi mereka untuk membeli suatu produk yang telah direview oleh mereka. 

Banner Insight

Di industri Beauty and Care, penggunaan jasa influencer sudah cukup sering dilakukan. Di bawah ini akan diulas studi kasus bagaimana performa bisnis 3 brand Beauty and Care yang menerapkan strategi influencer marketing. Dari studi kasus ini diharapkan brand Anda dapat mengambil pelajaran untuk diterapkan ke dalam strategi pemasaran.

4 Keuntungan Influencer Marketing 

Strategi pemasaran menggunakan bantuan influencer terbukti efektif seiring dengan berkembangnya dunia media sosial yang memiliki pertambahan pengguna setiap harinya. Perlu diingat, Anda juga harus menyesuaikan pilihan influencers dengan produk yang akan dipromosikan.

Selain meningkatkan penjualan brand, keuntungan apa lagi yang bisa Anda dapatkan dengan mengikuti strategi pemasaran jenis ini? Berikut rangkuman keuntungan strategi pemasaran influencers

1. Meningkatkan Brand Awareness

Ratusan ribu hingga jutaan pengikut dari para influencers tentu juga akan berpengaruh pada awareness bagi brand Anda. Brand awareness umumnya terbagi menjadi reach dan engagement.

Banner E-Commerce Report

Reach merupakan jumlah followers di profil resmi brand, sedangkan engagement adalah jumlah likes, komentar, shares, hingga pesan yang masuk ke akun Anda. Bekerjasama dengan influencers dapat meningkatkan performa profil sosial media brand dan awareness terhadap produk Anda.

2. Memperluas Target Pasar

Masih berkaitan dengan poin pertama, semakin banyak masyarakat yang tahu brand Anda, maka target pasar perusahaan pun semakin meluas. Produk Anda juga akan lebih dikenal dan berdampak pada meluasnya target pasar dan penjualan yang naik.

Baca juga: 5 Kesalahan Brand Positioning Terbesar yang Harus Dihindari Brand Susu Formula: Contek Brand Positioning SGM dan Pediasure!

3. Membangun Kedekatan Dengan Konsumen

Jika brand awareness dan target pasar sudah naik dan meluas, Anda perlu mengimbanginya dengan tetap aktif di sosial media. Jangan lupa untuk membalas komentar dan pesan yang masuk untuk terus berhubungan dengan konsumen dan calon konsumen serta meningkatkan engagement.

Menjaga komunikasi dan selalu menginfokan campaign atau event yang sudah berlangsung di sosial media dapat menjaga loyalitas konsumen dan menarik calon konsumen baru untuk brand Anda.

4. Meningkatkan Penjualan

Strategi digital marketing dengan bantuan influencers dapat menjadi strategi menaikkan penjualan jika Anda terus memantau dengan analytics yang tersedia. Pengikut influencer cenderung mempercayai dan menghargai opini mereka, sehingga mereka lebih mungkin untuk mempertimbangkan dan membeli produk atau layanan yang direkomendasikan oleh influencer.

Secara keseluruhan, influencer marketing dapat membantu meningkatkan penjualan karena dapat membawa brand awareness yang lebih besar, memperkuat hubungan brand dengan konsumen, dan memperluas basis pelanggan brand. Namun, efektivitas influencer marketing dapat bervariasi tergantung pada berbagai faktor seperti kredibilitas dan relevansi influencer, target audiens, dan strategi pemasaran brand itu sendiri.

Baca juga: 5 Top Produk Diet Detox, Flimty Fiber Kuasai Pasar! 

Studi Kasus dari 3 Brand Beauty and Care yang Menggunakan Strategi Influencer Marketing

Studi Kasus dari 3 Brand Beauty and Care yang Menggunakan Strategi Influencer Marketing

1. Whitelab

Salah satu brand dari DECA Group yang mengaplikasikan strategi influencer marketing adalah Whitelab. Pada tanggal 10 Februari 2022, Whitelab mengumumkan bahwa brandnya menggaet Oh Sehun sebagai Brand Ambassador mereka yang baru.

Pengumuman Oh Sehun menjadi Brand Ambassador berbarengan dengan launching produk terbarunya, yakni A-Dose+ Glowing Serum. Bagian yang paling menarik adalah 3 bulan sejak launching produk baru dan pengumuman BA tersebut, A-Dose+ Glowing Serum langsung melejit menjadi produk list nomor 2 untuk kategori serum Whitelab di official store Shopee dan Tokopedia.

Banner Insight

Performa brand yang bekerja sama dengan public figure juga terekam dalam data Compas Dashboard. Compas Dashboard melaporkan dalam waktu 3 bulan, A-Dose+ Glowing Serum laris terjual sebanyak 9 ribuan produk di official store Shopee dan Tokopedia. Atau sekitar 13,9% dari keseluruhan produk serum Whitelab lainnya.

Dari Dashboard juga dapat terlihat bahwa penjualan A-Dose+ Glowing Serum di Shopee 8x lipat lebih banyak daripada di Tokopedia. Di Shopee, angka penjualannya sekitar 8.5 ribu produk sedangkan di Tokopedia angka penjualannya di angka 1.4 ribu pieces.

Hal tersebut sesuai dengan laporan dari Indonesia FMCG E-commerce Report 2022 dimana kategori Beauty and Care memang jauh lebih mendominasi Shopee dengan market share sebesar 55%. Di Tokopedia, justru kategori yang mendominasi adalah Health.

2. Somethinc

Selanjutnya kesuksesan implementasi strategi influencer marketing datang dari brand Somethinc. NCT Dream diumumkan sebagai BA Somethinc pada 1 Januari 2022. Dua hari setelahnya, dengan mengusung konsep pre-order, Somethinc mengeluarkan produk kolaborasi Paket Kecantikan dengan 4 varian Paket Kecantikan baru khusus untuk kolaborasi ini disertai dengan bonus 5 photocard member NCT Dream. 

Data Compas Dashboard melihat dalam 3 bulan, produk paket kecantikan Somethinc x NCT Dream yang dijual baik di official store dan nonofficial store di Shopee dan Tokopedia berhasil memperoleh revenue sebesar Rp1.3 miliar. Atau menyumbang 15,1% dari total revenue paket kecantikan Somethinc

3 dari 4 produk kolaborasi tersebut juga berhasil masuk top 5 produk Paket Kecantikan brand Somethinc yang berada di peringkat 2, 3, dan 5 secara berurutan. Ketiga Paket Kecantikan tersebut yakni:

  • Somethinc NCT Dream’s Pick – Brightening Kit (Vol.1) sukses terjual sebanyak 1.23K paket dan menyumbang Rp351 juta
  • Somethinc NCT Dream’s Acne & Pore Combat (Vol.1) laris sebanyak 1.04K produk dengan pendapatan Rp330 juta
  • Somethinc NCT Dream’s Pick – Sensitive Skin Kit (Vol.1) terjual sebanyak 1.01K atau menyumbang pendapatan Somethinc sebesar Rp301 juta

3. Avoskin

Untuk studi kasus ke 3, mari belajar dari Avoskin yang juga tak mau ketinggalan untuk mengaplikasikan strategi influencer marketing. Pada tahun 2022 kemarin, Avoskin diketahui bekerja sama dengan public figure ternama. Dia adalah Refal Hady sebagai lokal Brand Ambassador Avoskin.

Pengangkatan Refal Hady juga sebagai media promosinya untuk launching produk sunscreen baru yaitu Your Skin Bae Shield of Sun Essence. Terlihat dari aktivitas media sosial Avoskin, Refal Hady cukup aktif membangun kedekatan dengan followers Avoskin. Pun Refal terlihat menghadiri acara Jakarta X Beauty yaitu sebuah event offline unggulan dari Female Daily yang menjadi surga Beauty and Care bagi para beauty enthusiast

Kerja sama dengan influencer seperti Refal Hady ini merupakan suatu upaya memperkenalkan brand lokal Avoskin kepada masyarakat lebih luas. Agar brand awareness masyarakat terhadap Avoskin juga meningkat lebih tinggi. 

Banner E-Commerce Report

Lalu, seberapa besar pengaruh penggunaan strategi influencer marketing ini bagi Avoskin? Data Compas Dashboard melihat pergerakan performa bisnis Avoskin secara keseluruhan pada periode 26 May – 24 Juni 2022 yaitu sebelum pengangkatan Refal Hady sebagai BA dibandingkan dengan periode 25 Juni – 24 Juli 2022 yaitu ketika Refal sudah resmi menjadi BA Avoskin. 

Compas Dashboard menunjukkan terjadinya growth sales quantity sebesar 15,39% atau dari 72.8K menjadi 84K. Dan peningkatan growth sales revenue sebesar 25,9% atau sekitar Rp10.3 miliar menjadi Rp13 miliar.

Demikian, walaupun tak bisa dikatakan bahwa peningkatan penjualan Avoskin secara keseluruhan karena menggunakan strategi influencer, akan tetapi sedikit banyak adanya influencer memiliki pengaruh untuk boost up kinerja bisnis.

Baca juga: Membangun Hubungan Kuat dengan Target Market Melalui Storytelling Marketing: Perhatikan Seni Bercerita dari Skintific, Somethinc, dan Scarlett

Kesimpulan

Tren influencer marketing memperlihatkan bahwa strategi ini dapat menjadi booster penjualan produk cukup baik, contohnya seperti A-Dose+ Glowing Serum dari Whitelab yang menjadi peringkat ke 2 produk serum Whitelab terlaris dalam kurun waktu 3 bulan sejak launching produk dan pengangkatan Oh Sehun EXO jadi BA.

Adanya kerja sama dengan influencer juga dapat mempengaruhi peningkatan brand awareness dan menambah hype yang luar biasa dari masyarakat, seperti Somethinc x NCT Dream.

Terutama jika influencer tersebut melakukan aktivitas yang dapat membuat konsumen merasa spesial dan membangun hubungan baik dengan mereka, seperti yang dilakukan oleh Refal Hady bersama Avoskin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kerjasama dengan kami

Kembangkan Bisnis Online Anda dengan Data Market Ter-update dari Compas

Kerjasama dengan kami

Kembangkan Bisnis Online Anda dengan Data Market Ter-update dari Compas

logo-compas-putih-kecil-v1-156x40

Compas hadir dari tim yang sama yang mengembangkan Telunjuk.com, sebuah perusahaan teknologi di Jakarta, Indonesia. Compas berfokus pada business intelligence tools, contohnya Market Insight pasar e-commerce, dan memberikan solusi aktif untuk membawa bisnis Anda semakin berkembang dengan strategi bisnis yang tepat.

Follow Us

Copyright © 2020 Compas.co.id by PT Telunjuk Komputasi Indonesia

Tinggalkan pesan untuk kami

Halo, kami ingin mengenal Anda lebih dalam agar kami bisa memberikan bantuan yang terbaik.