logo-compas-biru-kecil-v1-156x40
Mengenal Pengertian Brand Awareness

Mengenal Pengertian Brand Awareness

Mengenal Pengertian Brand Awareness 

Author: Ivana Deva Rukmana

 

Compas.co.id – Pada artikel sebelumnya, Compas telah membagikan materi mengenai pentingnya brand awareness untuk bisnis serta cara-cara yang dapat ditempuh untuk membangun dan meningkatkannya.

Sebagai follow up dari artikel tersebut, dengan mengangkat topik yang sama, kali ini Compas akan membawakan materi brand awareness dengan bahasan yang berbeda. Hal-hal yang akan dijabarkan di sini meliputi tahapan, manfaat, dan strategi membangun brand awareness bagi bisnis.

 

Apa itu Brand Awareness?

Dikutip dari buku Brand Marketing (2021) karya Debi Eka Putri, dkk, brand awareness adalah kemampuan merek untuk muncul di benak konsumen, saat mereka berpikir mengenai produk tertentu, dan seberapa mudah produk itu muncul di pikiran konsumen.

Sederhananya, brand awareness atau yang sering juga disebut sebagai kesadaran merek— dapat digunakan untuk menggambarkan sejauh mana sebuah merek dikenal oleh konsumen.

Secara umum, brand awareness dapat menunjukkan bagaimana audiens merespons merek atau produk yang dijual. Dengan mengetahui respons pelanggan, maka Anda pun jadi mengetahui rata-rata seberapa jauh target audiens mengenal produk dan/atau brand Anda.

 

Tahapan Brand Awareness

Berbicara mengenai tahapan, brand awareness memiliki piramida tersendiri yang berfungsi menjelaskan tahapan-tahapan dalam membangun kesadaran merek. Di bawah ini terlampir piramida brand awareness yang dimaksud.

Tahapan Brand Awareness

Piramida brand awareness dibaca dari bawah ke atas dengan tingkatan terendah adalah unaware of brand dan yang tertinggi adalah top of mind.

 

1. Unaware of Brand (Tidak Menyadari Keberadaan Merek)

Melansir dari buku Brand Equity Ten Strategi Memimpin Pasar (2004) karya Darmadi Durianto, unaware of brand merupakan posisi terendah dalam tingkatan piramida brand awareness. Tingkatan ini menggambarkan bahwa konsumen tidak menyadari adanya suatu merek.

 

2. Brand Recognition (Pengenalan Merek)

Dalam piramida brand awareness, tahap brand recognition merupakan tingkatan minimal yang harus dicapai sebuah merek dagang. Brand recognition terjadi ketika suatu merek muncul lagi setelah dilakukannya pengingatan kembali lewat bantuan (aided recall).

 

3. Brand Recall (Pengingatan Kembali terhadap Identitas Merek)

Darmadi Durianto, dkk dalam buku Strategi Menaklukan Pasar Melalui Riset Ekuitas dan Perilaku Merek (2004), brand recall adalah proses pengingatan kembali merek tanpa bantuan (unaided recall).

Disebut tanpa bantuan, sebab konsumen tidak perlu dibantu dalam mengingat merek. Pengenalan merek tanpa bantuan jauh lebih sulit dibanding menggunakan bantuan (aided recall).

 

4. Top of Mind (Puncak Pikiran)

Top of mind adalah tingkatan tertinggi dalam piramida brand awareness di mana sebuah merek akan disebutkan pertama kali oleh konsumen atau merek pertama yang muncul dalam benak konsumen jika berbicara mengenai satu produk spesifik.

Misalnya, ketika diberi kata “mie instan” maka yang terlintas di benak konsumen adalah “Indomie”. Atau ketika diberi kata “air mineral”, yang ada dalam pikiran konsumen adalah “Aqua” atau merek lainnya yang akrab dengan mereka.

Bisa dikatakan, ketika sebuah merek berada di posisi top of mind konsumen, berarti merek tersebut merupakan merek utama dari sekian banyak merek yang ada dalam benak konsumen.

 

4 Manfaat Brand Awareness bagi Bisnis

Ada 4 manfaat yang dapat diberikan oleh penerapan brand awareness yang sukses sebagai berikut.

 

1. Menumbuhkan Kepercayaan

Brand awareness dapat membangun kepercayaan dari konsumennya, karena brand awareness dapat membuat merek bisnis Anda memiliki identitas yang unik, menggambarkan kebaikan merek, dan menceritakan kisah tentang merek bisnis Anda. Itulah ciri kita sebagai manusia, berkomunikasi dan membangun kepercayaan dengan yang lain.

 

2. Membuat Merek Jadi Kata yang General

Brand awareness mampu mengaitkan tindakan dan produk dengan merek tertentu, dan secara tidak sadar mendorong kita untuk mengganti kata-kata umum dengan nama merek sebuah produk.

Contoh paling konkrit dari keberadaan merek yang jadi general adalah Aqua. Merek garapan Danone ini sukses menggeneralisasi brand air mineral hampir di setiap situasi. Terlepas dari mereknya, seberapa sering Anda mengatakan “air mineral” sebagai “Aqua”?

Tentu menyenangkan bila merek bisnis Anda jadi dikenal luas dan bahkan digunakan untuk merujuk pada produk lain yang sejenis.

 

3. Meningkatkan Nilai Ekuitas Merek

Ekuitas merek menggambarkan nilai dari merek itu sendiri, yang ditentukan oleh pengalaman konsumen dan persepsi atas keseluruhan merek. Pengalaman dan persepsi yang positif dari konsumen tentunya akan meningkatkan value yang positif dari merek bisnis Anda.

Ekuitas merek yang positif mendatangkan banyak keuntungan, diantaranya:

  1. Harga produk yang lebih tinggi karena nilai yang dirasakan lebih tinggi,
  2. Harga saham yang lebih tinggi,
  3. Kemampuan untuk mengembangkan bisnis melalui perluasan lini produk atau layanan, dan
  4. Dampak sosial yang lebih besar karena nilai nama merek.

 

5 Strategi Membangun Brand Awareness

Ingin membangun brand awareness bisnis Anda? Berikut ini adalah lima strategi yang bisa langsung Anda coba!

 

1. Fokus pada Positioning dan Personalities

Setiap brand tentunya memiliki positioning dan personalitiesnya masing-masing. Dalam upaya membangun dan meningkatkan brand awareness, usahakan untuk menetapkan positioning dan personalities sesuai dengan identitas bisnis yang Anda miliki.

 

2. Utamakan Nilai Produk

Cara meningkatkan brand awareness berikutnya adalah dengan fokus dan mengutamakan produk. Fokus untuk membuat nilai merek yang unik dan menarik.

Dengan begitu, pelanggan pun jadi memiliki persepsi tentang merek bisnis Anda, sehingga mereka akan berbagi secara sukarela tentang merek bisnis Anda.

 

3. Bekerjasama dengan Pihak Lain

Cara ketiga untuk meningkatkan brand awareness adalah dengan melakukan kerjasama dengan pihak lain yang memiliki pengaruh dan audiens yang berskala besar.

Kerjasama ini dapat dilakukan dengan menggandeng selebriti, perusahaan, influencer, bahkan brand lain yang tidak berkompetisi secara langsung dengan bisnis Anda. 

 

4. Manfaatkan Media Sosial

Kini media sosial menjadi aplikasi yang banyak diakses oleh para pelanggan dan calon pelanggan. Maka dari itu, sebagai pebisnis kamu perlu memanfaatkan tren untuk membangun brand awareness kepada audiens di media sosial.

 

5. Menggunakan Integrasi Inbound dan Outbound Marketing

Inbound marketing adalah teknik pull marketing yang menggunakan strategi non intrusif seperti penggunaan konten, memasarkan pada media sosial, event marketing, dan juga menggunakan search engine optimization (SEO).

Sementara itu, outbound marketing adalah metode marketing lama yang fokus menawarkan brand kepada pelanggan dengan cara email marketing, telepon maupun banner iklan konvensional. Kamu bisa menggunakan kedua cara ini untuk memaksimalkan brand awareness terbaik.

Demikian pembahasan mengenai tahapan, manfaat, dan strategi membangun brand awareness.

Dalam membangun dan meningkatkan brand awareness, Anda harus tahu terlebih dulu persona dari target pasar produk yang dijual. Dengan begitu, Anda pun bisa lebih terfokus untuk mengamati respons target audiens terhadap produk Anda.

Target audiens yang tepat dapat diperoleh melalui riset pasar yang akurat. Melalui produk Compas, Anda dapat melakukan riset pasar sesuai kebutuhan dengan akurat dan cepat. Tertarik untuk memulai? Hubungi kami melalui Contact Us atau DM Instagram Compas, ya!

Selain itu, Anda juga bisa menjajal 30 menit Demo Compas Dashboard secara gratis dengan KLIK DI SINI!

 

Source: Dashboard Compas.co.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kerjasama dengan kami

Kembangkan Bisnis Online Anda dengan Data Market Ter-update dari Compas

Kerjasama dengan kami

Kembangkan Bisnis Online Anda dengan Data Market Ter-update dari Compas

logo-compas-putih-kecil-v1-156x40

Compas hadir dari tim yang sama yang mengembangkan Telunjuk.com, sebuah perusahaan teknologi di Jakarta, Indonesia. Compas berfokus pada business intelligence tools, contohnya Market Insight pasar e-commerce, dan memberikan solusi aktif untuk membawa bisnis Anda semakin berkembang dengan strategi bisnis yang tepat.

Follow Us

Copyright © 2020 Compas.co.id by PT Telunjuk Komputasi Indonesia

Tinggalkan pesan untuk kami

Halo, kami ingin mengenal Anda lebih dalam agar kami bisa memberikan bantuan yang terbaik.