logo-compas-biru-kecil-v1-156x40
minuman yang paling laris

7 Minuman yang Paling Laris untuk Dijual secara Online

7 Minuman yang Paling Laris untuk Dijual secara Online

Compas.co.id – Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan, subsektor makanan dan minuman menjadi kontributor utama PDB sektor industri dengan nilai kontribusi sebesar Rp302,28 triliun (34,44%) selama kuartal II – 2022. 

Legitnya bisnis tersebut membuat banyak para pelaku usaha juga merambah pasar di e-commerce, salah satunya dengan jualan minuman online. Namun, penjualan produk tersebut secara online juga tergantung dari tren pasar di e-commerce

Data Compas Dashboard menemukan, penjualan minuman berhasil tembus 2,6 juta produk selama semester I – 2022. Apa jenis minuman yang paling laris dijual di e-commerce kali ini? Temukan jawaban selengkapnya dalam data Compas Dashboard berikut ini. 

7 Minuman yang Paling Laris untuk Dijual secara Online

7 minuman yang paling laris

Berikut daftar minuman terlaris di official store Shopee dan Tokopedia selama periode 1-15 September 2022. 

1. Kopi

Kopi menjadi kategori minuman yang paling laris dengan sales revenue sebesar Rp3.3 miliar atau setara dengan 76 ribu produk lebih terjual. Tingginya penjualan produk minuman kopi tersebut sejalan dengan jumlah konsumsi kopi di Indonesia yang terus meningkat. 

Laporan International Coffee Organization (ICO) mengungkap, jumlah konsumsi kopi di Indonesia mencapai 5 juta kantong dengan ukuran 60 kg sepanjang periode 2020/2021. Jumlah tersebut meningkat 4,04% dibandingkan periode sebelumnya.  

Hasil penelusuran Tim Compas menunjukkan beberapa brand besar berhasil mencapai penjualan di atas Rp200 juta hanya dalam dua minggu. Beberapa brand kopi tersebut di antaranya Tagetto, Nescafe, dan Arutala. Adapun dari top product terlaris diraih oleh Espresso Shikoku 1 kg Tagetto Coffee Blend 50% Arabica – 50% Robusta.

2. Minuman lainnya

Minuman yang paling laris berikutnya berasal dari kategori minuman lainnya. Kategori ini meraih sales revenue hingga Rp1.4 miliar. Minuman lainnya merupakan kategori minuman fiber, minuman tanpa pemanis, dan lainnya. 

Beberapa brand yang jadi favorit konsumen pada kategori tersebut, yakni Realfood, Vegeta, dan Ito En. Realfood merupakan brand yang populer akan minumannya yang berkhasiat melancarkan pencernaan dan berhasil mencapai sales revenue fantastis hingga Rp1.1 miliar dalam 2 minggu saja. Minuman Realfood juga berhasil menjadi juara pertama top product berdasarkan sales revenue-nya, yaitu Realfood Royal Wellness Sarang Burung Walet. 

Sedangkan dua top brands lainnya bahkan tidak mencapai sales revenue hingga Rp50 juta. Vegeta dan Ito En, masing-masing hanya mencapai sales revenue sebanyak Rp46.8 juta dan Rp16.8 juta. 

3. Minuman bubuk

Sepanjang 1-15 September 2022, sales revenue minuman bubuk meraih angka Rp1.3 miliar. Minuman bubuk yang paling laris berasal dari brand Balans, Homelab, dan Jakarta Bubble Drink. 

Balans sendiri merupakan minuman bubuk berupa fiber atau minuman berserat yang berhasil meraih sales revenue cukup fantastis, yakni Rp706 juta dalam 2 pekan saja. Sementara Homelab mencapai angka Rp120 juta, lalu disusul Jakarta Bubble Drink yang hanya mencetak revenue Rp47.2 juta. 

Ketiga brand tersebut menawarkan minuman dalam bentuk bubuk dengan berbagai varian rasa kekinian seperti matcha, cappucino, bubble gum, taro, dan lainnya. Varian rasa tersebut memang sedang tren sehingga banyak diminati konsumen. 

Untuk produk terlaris diperoleh Balans Recharge cita rasa Honey Lemon yang sukses mengantongi sales revenue hingga Rp122 juta. Tercatat, ada beberapa produk Balans yang menempati top product baik berupa produk per pcs maupun bundling

Bagaimana dengan brand lainnya, apakah berhasil masuk jajaran top produk pula? Dapatkan data lengkapnya dengan segera dengan KLIK DI SINI!

Baca juga: Trending Twitter! Teh Botol Sosro vs Teh Pucuk Harum, Siapa Juaranya di E-commerce?

4. Teh

Sering dibandingkan dengan kopi, minuman yang sama-sama mengandung kafein ini juga laris terjual di e-commerce. Sales revenue produk teh di Shopee dan Tokopedia mencapai Rp1.1 miliar. 

Adapun penguasa pasar teh di e-commerce tersebut berasal dari pemain lokal legendaris, Tong Tji. Brand teh asal Tegal tersebut mampu meraih sales revenue senilai Rp205.8 juta, kemudian disusul dua brand lainnya seperti Homelab dan Twinings. 

Sayangnya, performa kedua brands tersebut tak semanis Tong Tji. Baik Homelab maupun Twinings hanya berhasil memperoleh sales revenue sekitar Rp74 jutaan. Adapun produk dari beberapa brands tersebut yang sukses jadi teh terlaris, yakni Homelab 100% Pure Uji Matcha Japan, Twinings Teh Celup Pure Camomile 25 x 1 gr, dan Tong Tji Jasmine Tea Teh Celup. 

Dalam perkembangannya, industri teh tidak hanya berupa teh celup, teh sangrai, dan lainnya. Kini, telah populer artisan tea atau teh yang terbuat dari perpaduan berbagai bahan alami (tisane) seperti bunga, buah, dan rempah. 

5. Jus sirup

Minuman yang paling laris satu ini biasanya naik daun saat menjelang hari besar seperti perayaan Idul Fitri. Hal ini lantaran jus sirup biasa jadi minuman wajib saat berkumpul bersama keluarga. 

Namun, penjualan jus sirup termasuk tinggi pula pada hari-hari biasa. Jus sirup memperoleh sales revenue hingga Rp813.6 juta sepanjang periode 1-15 September 2022. Top 3 brands dari kategori minuman ini berasal dari Acaii Tea, Delifru, dan Beorganik. 

Dengan mengantongi sales revenue sekitar Rp78 juta, Acaii Tea berhasil unggul dari dua kompetitor lainnya. Produk terlaris dari brand tersebut adalah Get Well Soon Gift Set Hampers atau paket bundling jus sirup dalam bentuk hampers.

6. Minuman nutrisi

Minuman nutrisi dalam penjualannya meraih angka Rp813 juta. Penjualan minuman nutrisi di e-commerce saat ini dikuasai oleh brand luar, yakni Almond Breeze. Brand asal Thailand tersebut menawarkan minuman nutrisi berupa susu almond dengan varian rasa tertentu. 

Secara performa, Almond Breeze berhasil mencetak sales revenue hingga Rp72 juta. Minuman nutrisi Almond Breeze juga menempati urutan pertama top product, yakni Almond Milk Original 946 ml. Penjualan produk tersebut meraih sales revenue sebesar Rp28 juta. 

Baca juga: 5 Merek Makanan dan Minuman Lokal Ini Sukses Branding Lewat Idol K-pop, Lemonilo Ungguli McDonald’s!

7. Minuman tradisional

Selain minuman nutrisi, minuman tradisional laris terjual pula dengan sales revenue senilai Rp523.3 juta. Penjualan minuman tersebut di e-commerce pada periode 1-15 September 2022 dipimpin oleh brand lokal legendaris, Sido Muncul. 

Sido Muncul memimpin pasar penjualan minuman tradisional di e-commerce dengan mengantongi sales revenue sekitar Rp141.6 juta. Untuk produk terlarisnya, yakni Sido Muncul Herbal Billberry Carrot 30 Kapsul dengan sales revenue sebanyak Rp38 juta. 

5 Tips Berjualan Minuman secara Online

5 Tips Berjualan Minuman

Temukan rahasia sukses mengembangkan bisnis jualan minuman di e-commerce melalui beberapa tips berikut ini. 

1. Ketahui tren minuman saat ini

Bisnis minuman Anda akan laris terjual selama produk tersebut dibutuhkan oleh konsumen. Kebutuhan konsumen dapat Anda ketahui dengan memahami tren pasar. 

Namun, tren pasar dapat berubah setiap saat sehingga Anda harus update data dan informasi. Tren pasar bisa diketahui secara pasti dengan melakukan riset pasar. Dalam melakukan riset pasar, Anda dapat mengandalkan Compas Dashboard dengan mengaksesnya DI SINI

2. Inovasi produk minuman

Melalui tren pasar, pengembangan produk jadi kian mudah karena Anda tahu jelas kebutuhan konsumen sekarang ini. Informasi tersebut dapat menjadi acuan bagi perusahaan untuk melakukan inovasi. 

Tanpa inovasi, produk minuman Anda bisa kalah saing dengan produk-produk baru yang lebih unggul. Inovasi tersebut harus dikuatkan dengan riset agar produk minuman yang dihasilkan sesuai, berkualitas, dan memenuhi kebutuhan pasar. 

3. Kolaborasi dengan partner potensial

Dibandingkan saling bersaing satu sama lain, justru berbagai brand saat ini memilih kolaborasi sebagai strategi dalam menguatkan posisinya di pasar. Bahkan, beberapa brand telah berkolaborasi dengan segmen bisnis yang berbeda. 

Hal ini bisa Anda temukan pada brand kecantikan seperti kosmetik yang berkolaborasi dengan brand F&B. Meski tidak sejalan, tapi kolaborasi tersebut berhasil menciptakan harmonisasi yang pas dan unik sehingga menarik perhatian massa. 

Kolaborasi semacam ini memang terbukti meningkatkan brand awareness produk. Selain itu, memperbesar peluang penjualan produk. Dalam berkolaborasi, pilihlah partner yang potensial sehingga menguntungkan bagi bisnis Anda. 

Baca juga: 10 Tips Jualan Online Laris agar Dilirik Calon Pembeli 

4. Tingkatkan USP produk minuman

Keunggulan produk atau USP menjadi salah satu pertimbangan konsumen dalam membeli barang. Jika produk minuman Anda mampu menawarkan keunggulan yang tidak dimiliki brand lain, maka kian besar peluang produk tersebut dipilih konsumen. 

Produk yang murah memang menarik, tapi produk yang unggul akan cenderung membuat konsumen setia. Hal itu dikarenakan produk unggulan mampu mempertahakan posisinya sebagai best product karena kualitasnya memang bagus. 

Sebab itu, pengembangan produk harus terus dilakukan sekaligus kualitasnya dipertahankan. Dengan begitu, loyalitas konsumen terjaga dan membuka peluang hadirnya pelanggan baru. 

5. Perkuat strategi promosi di media sosial

Meski penjualan beroperasi di e-commerce, bukan berarti promosi hanya melalui platform digital tersebut. Manfaatkan media sosial untuk meningkatkan promosi dan penjualan produk.

Caranya, produksi konten-konten yang relevan dengan target audiens dan menarik sehingga cepat dalam membangun brand awareness. Optimalkan penggunaan media sosial tersebut untuk menjalin komunikasi dengan konsumen sebagai bentuk peningkatan service

Lakukan Riset Pasar untuk Mengembangkan Usaha Anda

Kunci dalam keberhasilan penjualan produk tidak lepas dari strategi bisnis yang dijalankan. Sudah menerapkan strategi tapi penjualan masih stagnan? Yakin, strategi tersebut lebih unggul ketimbang kompetitor? 

Pertanyaan semacam ini bisa Anda ketahui jelas jawabannya dengan riset pasar. Riset pasar tidak hanya menyajikan data-data terkait pasar, tapi juga performa bisnis sekaligus pergerakan kompetitor. 

Riset pasar akan mempermudah dan memandu Anda dalam mengambil langkah untuk menciptakan strategi yang tepat sasaran. Jika berhasil, maka besar peluangnya mengembangkan bisnis secara berkelanjutan. 

Melalui produk Compas, Anda dapat melakukan riset pasar sesuai kebutuhan dengan akurat dan cepat. Tertarik untuk memulai? Hubungi kami melalui Team Compas atau DM Instagram Compas, ya!

Selain itu, Anda juga bisa menjajal 30 menit Demo Compas Dashboard secara gratis dengan KLIK DI SINI!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kerjasama dengan kami

Kembangkan Bisnis Online Anda dengan Data Market Ter-update dari Compas

Kerjasama dengan kami

Kembangkan Bisnis Online Anda dengan Data Market Ter-update dari Compas

logo-compas-putih-kecil-v1-156x40

Compas hadir dari tim yang sama yang mengembangkan Telunjuk.com, sebuah perusahaan teknologi di Jakarta, Indonesia. Compas berfokus pada business intelligence tools, contohnya Market Insight pasar e-commerce, dan memberikan solusi aktif untuk membawa bisnis Anda semakin berkembang dengan strategi bisnis yang tepat.

Follow Us

Copyright © 2020 Compas.co.id by PT Telunjuk Komputasi Indonesia

Tinggalkan pesan untuk kami

Halo, kami ingin mengenal Anda lebih dalam agar kami bisa memberikan bantuan yang terbaik.