tips jualan online laris

10 Tips Jualan Online Laris agar Dilirik Calon Pembeli  

Author: Farah Ramadhani

Belanja online sekarang memang sudah menjadi budaya, apalagi semenjak pandemi muncul. Tercatat transaksi e-commerce sepanjang kuartal pertama 2021 mengalami kenaikan sebesar 64,5% yang setara dengan kurang lebih Rp186,7 triliun.

Kepopuleran belanja online ini dapat Anda manfaatkan dengan ikut terjun ke dunia e-commerce. Ingin tahu tips jualan online laris terkini? Simak selengkapnya di bawah ini, yuk!

1. Buat Website agar Toko Terlihat Professional

Anda sudah punya toko online di e-commerce atau media sosial? Tambahkan website agar toko Anda semakin dipercaya orang banyak. Mengapa demikian?

Memiliki website atau situs resmi untuk toko Anda bisa memperkuat identitas. Semakin kuat identitas, maka pelanggan juga semakin ingat atau aware dengan brand Anda.

Selain itu, strategi marketing Anda juga bisa lebih terpusat dengan memanfaatkan fitur yang ada di website. Anda lebih mempunyai kontrol atas promosi apa yang akan dilakukan, memberi layanan untuk konsumen, dan sebagainya.

2. Buka Toko di Berbagai E-Commerce

Ketika jualan secara online, membuka banyak cabang diperlukan untuk mencapai target market yang lebih luas. Hal ini tentu memakan banyak pengeluaran untuk sewa tempat, membeli perlengkapan produksi, dan sebagainya di cabang yang baru.

Nah, era digital ini menguntungkan para pebisnis kecil untuk membuka usaha. Membuka toko di e-commerce kebanyakan dapat dilakukan secara gratis, apalagi untuk marketplace besar seperti Tokopedia, Shopee atau BukaLapak.

Membuka toko di masing-masing e-commerce dapat membuka peluang Anda untuk mencapai target pasar yang lebih luas. Misalnya, dengan membuka di Shopee, target pasar Anda adalah para reseller atau dropshipper, sedangkan di Tokopedia adalah pelajar dan dewasa muda.

3. Kenali Nilai Jual Produk

Nilai jual produk atau USP (Unique Selling Point) mencakup keunggulan apa saja yang dimiliki produk Anda daripada kompetitor. Misalnya, kualitas yang lebih baik atau harga yang lebih terjangkau.

Tentukan USP produk Anda dengan cara menempatkan diri menjadi calon pembeli. Apa yang Anda cari ketika memilih produk? Apakah kualitas, harga atau pelayanan? Sebagai contoh, Anda bisa melihat USP beberapa brand terkenal di bawah ini.

  • Starbucks: Berbagai pilihan olahan kopi kualitas premium dengan layanan friendly.
  • PHD (Pizza Hut Delivery): Pengiriman pasti cepat, akan mendapat pizza gratis jika pengantaran lebih dari 30 menit.
  • J&T Express: Layanan pick-up paket gratis dan pengiriman setiap hari tanpa libur.

 

4. Jangkau Lebih Banyak Pelanggan Dengan Promo

Kebanyakan orang pasti senang dengan promo. Sebuah riset menyatakan bahwa 61% pembeli lebih menyukai diskon daripada hadiah langsung. Informasi ini tentunya penting bagi Anda para pelaku usaha untuk meningkatkan penjualan.

Manfaatkan hari-hari spesial seperti valentine, imlek, atau ulang tahun untuk melakukan promosi potongan harga atau cashback. Dengan cara ini, pelanggan baru akan berdatangan untuk mengambil promosi yang Anda tawarkan.

5. Aktif di Media Sosial

Tips jualan online laris berikutnya adalah dengan aktif di media sosial. Hal ini karena hasil dari sebuah penelitian yang menyatakan 95% pengguna media sosial antara 18-35 tahun banyak mengikuti akun bisnis.

Melalui media sosial, Anda bisa menginfokan kegiatan promosi di e-commerce atau produk yang tersedia. Layanan pelanggan atau customer service juga akan lebih mudah dilakukan melalui media sosial. Melalui media sosial Anda jadi bisa lebih engage dengan pelanggan maupun calon pembeli.

6. Pelajari Strategi Content Marketing

Content marketing merupakan strategi pemasaran yang bertumpu pada pembuatan konten yang menjual. Konten yang dihasilkan harus relevan, bermanfaat dan menarik pelanggan.

Dalam menjalankan strategi content marketing, Anda perlu memperhatikan pula aturan SEO (Search Engine Optimization) agar konten dapat dicapai pengguna mesin pencari seperti Google.

Selain membuat konten di media sosial, Anda juga bisa menulis artikel di blog maupun website bisnis. Semakin menarik dan relevan suatu konten, maka akan semakin besar pula peluang usaha Anda menarik calon pembeli.

 

7. Gunakan foto produk yang baik

Saat berjualan online, calon pembeli hanya bisa melihat produk yang Anda jual melalui foto dan deskripsinya. Karena itu, foto produk Anda harus menarik dan jelas.

Tips jualan online laris ini dapat Anda lakukan menggunakan kamera HP saja. Usahakan memakai latar belakang foto berwarna putih agar barang terlihat jelas, ya. Anda juga bisa menggunakan properti agar foto semakin menarik.

Selain itu, untuk foto dengan komposisi yang lebih professional, Anda bisa menggunakan jasa fotografer produk yang kini dapat ditemukan dengan mudah. Dengan cara ini, foto produk Anda berpotensi menarik pembeli karena terlihat professional.

8. Buat Deskripsi Produk Unik dan Menarik

Copywriting atau teknik menulis untuk menjual adalah skill penting yang harus Anda miliki. Dengan menyertakan deskripsi produk yang unik dan menjual, Anda bisa menarik lebih banyak calon pelanggan dari sisi emosional.

Deskripsi produk juga harus jelas agar pelanggan mendapat gambaran produk Anda dengan nyata. Nah, setelah calon pelanggan yakin dengan deskripsi produk, maka Anda tinggal menggiring mereka untuk menyelesaikan checkout.

9. Atur Tata Letak Produk

E-commerce seperti Shopee dan Tokopedia menyediakan fitur bagi penjual untuk mengatur tata letak barang dagangannya. Manfaatkan fitur ini agar pembeli lebih mudah mengakses barang terlaris atau terpopuler, ya.

Anda juga bisa membuat etalase kategori produk sendiri jika toko Anda menjual berbagai macam barang, contohnya dengan menggunakan fitur “Kategori Produk” di Shopee maupun Tokopedia.

Dengan menggunakan fitur tersebut, calon pembeli dapat memilih barang sesuai  kebutuhan mereka. Anda juga dapat merekomendasikan beberapa produk terlaris di toko dengan fitur ini.

10. Pelajari Data Pasar dan Kompetitor

Tips terakhir adalah dengan analisa pasar serta kompetitor. Cari tahu kompetitor terbesar Anda untuk mempelajari cara promosi serta jenis produknya yang populer.

Dengan mempelajari dan mengadaptasi kompetitor, diharapkan Anda dapat bersaing dengan mereka. Sudahkah Anda tahu cara untuk menganalisa kompetitor?

Compas memiliki dua produk untuk membantu Anda mengetahui posisi brand dan mengalisa kompetitor. Kedua produk tersebut adalah Compas Dashboard dan Compas QR (Quick Report). Produk ini menyajikan data hasil riset tim internal Compas yang dapat membantu Anda menyusun strategi agar bisnis semakin sukses. 

 

Nah, itu tadi beberapa tips jualan online laris yang bisa Anda gunakan di e-commerce maupun media sosial. Ingat, saat berjualan online, pembeli tidak dapat menyentuh ataupun merasakan produk yang Anda jual.

Karena itulah, foto dan deskripsi produk menjadi hal yang harus Anda perhatikan untuk menarik calon pembeli. Strategi konten marketing pun perlu dipelajari agar pemasaran online Anda berhasil.

Yang tak kalah penting, lakukan analisa pasar dengan mempelajari dan mengadaptasi strategi marketing mereka. Anda bisa menggunakan bantuan Compas untuk melakukan analisa tersebut. Akses halaman Compas QR pada link berikut dan segera hubungi tim kami untuk mendapatkan Compas Dashboard melalui link berikut!


Mau bisnis Anda mengalahkan kompetitor dan memenangkan pasar dengan bantuan data insight seperti di atas? Yuk hubungi tim Compas

Dapatkan Data Pasar Sekarang

Artikel Terkait

Leave a Comment

Kembangkan Bisnis Online Anda dengan Data Pasar Terkini! Hubungi Compas Segera!

logo-compas-putih-kecil-v1-156x40

Compas hadir dari tim yang sama yang mengembangkan Telunjuk.com, sebuah perusahaan teknologi di Jakarta, Indonesia. Compas berfokus pada business intelligence tools, contohnya Market Insight pasar e-commerce, dan memberikan solusi aktif untuk membawa bisnis Anda semakin berkembang dengan strategi bisnis yang tepat.

Compas.co.id

Copyright © 2020 Compas.co.id by Telunjuk.com

Tinggalkan pesan untuk kami

Halo, kami ingin mengenal Anda lebih dalam agar kami bisa memberikan bantuan yang terbaik.