logo-compas-biru-kecil-v1-156x40
Mengenal Marketing Research

Mengenal Marketing Research

Mengenal Marketing Research

Compas.co.id – Semua bisnis pastinya membutuhkan marketing research. Riset berperan penting untuk memandu perusahaan dalam mengambil keputusan dan menerapkan strategi bisnis. 

Namun, tidak jarang pelaku bisnis masih belum memahami cara melakukan marketing research secara tepat. Padahal, marketing research menjadi salah satu kunci agar strategi bisnis berhasil. Untuk itulah, para marketer dan pelaku usaha harus benar-benar mengenal marketing research sehingga bisnis yang dijalankan tidak asal-asalan. 

Apa Itu Marketing Research?

Menurut American Marketing Association (AMA), marketing research atau riset pemasaran merupakan fungsi yang menghubungkan antara konsumen, pelanggan, dan masyarakat umum dengan pemasar atau sales melalui informasi. 

Sementara ahli pemasaran dunia, Kotler (200), mendefinisikan marketing research sebagai proses perancangan, pengumpulan, analisa, dan pelaporan yang integrasi pada data yang relevan dengan kondisi bisnis perusahaan. 

Secara sederhananya, marketing research adalah penelitian terkait pemasaran yang dilakukan secara sistematis  untuk memperoleh data target pasar secara akurat sehingga memperoleh keputusan bisnis dengan tepat. Sebab itu, mengenal marketing research merupakan hal yang penting dalam dunia marketing

Baca juga: Mengenal Marketing Mix Produk untuk Bisnis Online

Fungsi dan Tujuan Marketing Research

Fungsi dan Tujuan Marketing Research

Marketing research dalam dunia bisnis tidak hanya membantu para marketer dalam menentukan strategi bisnis. Ada banyak manfaat yang bisa Anda peroleh jika menguasai skill marketing research tersebut. Berikut beberapa fungsi dan tujuan mengenal marketing research

1. Memahami kebutuhan konsumen

Melansir dari Hubspot, marketing research akan membantu Anda mengumpulkan informasi mengenai target pasar dan konsumen. Melalui data tersebut, Anda dapat menganalisis dan memahami kebutuhan konsumen. Dengan begitu, Anda bersama tim dapat merancang produk yang sesuai kebutuhan pelanggan. 

2. Mengidentifikasi potensi pasar

Tujuan utama dalam mengenal marketing research, yaitu untuk mengumpulkan informasi terkait konsumen, kompetitor, merek, dan lainnya sebagai bahan acuan penyunanan rencana strategis dan pengambilan keputusan bisnis. 

Apabila Anda berhasil melakukan marketing research dengan benar, maka data tersebut akan mempermudah dalam mengidentifikasi potensi pasar. Dengan informasi tentang potensi pasar tersebut, perusahaan lebih mudah menyasar target yang memang potensial jadi konsumen. 

3. Meminimalisir risiko usaha

Semua pebisnis tentunya menginginkan keuntungan sehingga sebisa mungkin dapat menghindari kerugian. Adanya marketing research tersebut akan membuat perusahaan lebih jeli melihat masalah sehingga dapat diminimalisir risikonya. 

Selain itu, informasi marketing research dapat menjadi panduan bagi Anda sebelum mengambil keputusan dalam bisnis. Tentunya, hal ini akan sangat berguna agar perusahaan tidak salah ambil strategi. Meleset sedikit strategi yang diterapkan, maka bisa berdampak pada keberlanjutan bisnis karena berkaitan dengan risiko yang harus dihadapi. 

Baca juga: Visualisasi Data: 3 Cara Bagaimana Bercerita dengan Data Dapat Membantu Marketing Bisnis Kamu

4. Memprediksi proyeksi bisnis

Proyeksi bisnis merupakan cara atau pendekatan untuk melihat peluang (ramalan) mengenai suatu bisnis di masa depan. Dengan melakukan marketing research, perusahaan dapat memproyeksikan kondisi bisnis untuk pengambilan keputusan dalam jangka panjang. 

5. Bahan evaluasi bisnis 

Data hasil marketing research juga bisa jadi patokan dan bahan bagi perusahaan untuk mengevaluasi produk dan meninjau peta persaingan bisnis. Ini akan mempermudah perusahaan tatkala menganalisis kinerja dari strategi yang dijalankan sebelumnya. 

Tak hanya itu, evaluasi bisnis jadi lebih terarah karena ada acuan yang bisa didiskusikan berdasarkan data tersebut. Jadi, ini turut mendorong produktivitas perusahaan sehingga sistem kerja jadi efektif. 

Baca juga: 4 Cara Marketing Produk secara Online yang Efektif

Metode Marketing Research

Metode Marketing Research

Ada beberapa metode yang bisa perusahaan terapkan dalam melakukan marketing research. Berikut beberapa metode marketing research tersebut. 

1. Quantitative Research

Quantitative research merupakan metode pengumpulan data berupa angka dalam statistik. Jenis marketing research ini berisi angka-angka yang sifatnya objektif dan tidak jarang ada pengujian hipotesis tertentu.

Perusahaan bisa memperoleh data kuantitatif tersebut melalui berbagai cara seperti surve langsung, penyebaran kuisioner, modeling, atau pengumpulan data crawling. Metode tersebut biasanya juga melibatkan banyak responden sehingga data yang diperoleh dapat mewakili populasi yang ada. 

2. Qualitative Research

Berbeda dengan quantitative research, metode ini sifatnya cenderung subjektif. Meski demikian, data dari qualitative research bermanfaat sebagai informasi mengenai pandangan atau review konsumen terhadap suatu produk. 

Cara melakukan qualitative research di antaranya melalui wawancara, survei, atau polling yang datanya berupa penilaian secara kualitatif. Data kualitatif tersebut umumnya tidak berupa angka-angka sehingga datanya tidak mengacu pada statistik atau metrik tertentu. 

Baca juga: 6 Marketing Tools untuk Bantu Kembangkan Bisnis Online Anda

3. Primary Research

Berikutnya ada primary research, metode yang datanya bersumber dari pihak pertama. Metode marketing research ini menghasilkan data secara langsung dari narasumber. Untuk itu, bisa dikatakan data tersebut termasuk sumber informasi utama yang bisa perusahaan gunakan dalam strategi marketing

Beberapa caranya, yakni dengan melakukan Focus Group Discussion (FGD), survei, atau riset lapangan. Implementasinya pun bisa perusahaan sesuaikan dengan kebutuhan. Misalnya, metode riset lapangan yang cocok untuk memperoleh data terkait lokasi bisnis yang potensial. 

4. Secondary Research

Seperti namanya, metode riset ini bersumber dari pihak kedua atau ketiga. Artinya, perusahaan tidak perlu melakukan riset secara langsung karena bisa mendapatkan dari pihak lain. Misalnya, perusahaan bekerja sama dengan penyedia layanan data tertentu. 

Bagi perusahaan, cara riset semacam ini sangatlah efektif karena data bisa diperoleh secara cepat sesuai kebutuhan bisnis. Beberapa contoh secondary research di antaranya data laporan lembaga atau instasi tertentu, infografis, market insight layanan tertentu, dan sebagainya.

Terkait ulasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa marketing research adalah salah satu kunci kesuksesan dalam berbisnis. Tanpa riset pasar, perusahaan tidak bisa menjalankan strategi bisnis secara optimal atau bahkan salah sasaran. 

Riset pasar memberikan informasi penting seputar data penjualan, kompetitor, kondisi pasar, dan info lainnya. Melalui data tersebut, perusahaan dapat membidik tepat target konsumen sehingga memaksimalkan strategi pemasaran. 

Melalui produk Compas, Anda dapat melakukan riset pasar sesuai kebutuhan dengan akurat dan cepat. Tertarik untuk memulai? Hubungi kami melalui Team Compas atau DM Instagram Compas, ya!

Selain itu, Anda juga bisa menjajal 30 menit Demo Compas Dashboard secara gratis dengan KLIK DI SINI!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kerjasama dengan kami

Kembangkan Bisnis Online Anda dengan Data Market Ter-update dari Compas

Kerjasama dengan kami

Kembangkan Bisnis Online Anda dengan Data Market Ter-update dari Compas

logo-compas-putih-kecil-v1-156x40

Compas hadir dari tim yang sama yang mengembangkan Telunjuk.com, sebuah perusahaan teknologi di Jakarta, Indonesia. Compas berfokus pada business intelligence tools, contohnya Market Insight pasar e-commerce, dan memberikan solusi aktif untuk membawa bisnis Anda semakin berkembang dengan strategi bisnis yang tepat.

Follow Us

Copyright © 2020 Compas.co.id by PT Telunjuk Komputasi Indonesia

Tinggalkan pesan untuk kami

Halo, kami ingin mengenal Anda lebih dalam agar kami bisa memberikan bantuan yang terbaik.