faktor yang mempengaruhi penjualan online

Faktor Penting yang Mempengaruhi Penjualan di E-Commerce

Apabila membayangkan berbagai nama brand printer yang ada di pasaran seperti Epson, Brother, Canon, Fujitsu, dan lain sebagainya, produk manakah yang akan kamu pilih jika diberikan secara cuma-cuma?

Bisa jadi kamu akan memilih Epson atau Brother karena beberapa faktor yang mempengaruhi penjualan di marketplace (berdasarkan dashboard Compas.co.id pada kategori e-Commerce market share tanggal 2 Desember 2020).

Sudah selayaknya sebuah brand memaksimalkan performanya di marketplace agar mencapai market share yang besar. Strategi yang matang dan taktik jitu diperlukan untuk dapat menguasai pasar dari para kompetitor yang ada.

Menurut Seth Godin dalam artikelnya di Forbes, brand adalah kumpulan dari ekspektasi, kenangan, cerita, dan hubungan yang secara bersamaan diperhitungkan oleh keputusan pelanggan untuk memilih suatu produk atau servis dibandingkan dengan yang lainnya..

Pastinya kamu ingin brand-mu dapat selalu eksis dengan performa yang terus meningkat di marketplace bukan? Berikut kami bagikan informasi mengenai faktor yang mempengaruhi penjualan brand kamu di marketplace.

Maksimalkan Brand Content

Maksimalkan Brand Content

Salah satu faktor yang mempengaruhi penjualan-mu di marketplace adalah konten branding. Secara garis besar, konten branding  adalah teknik pemasaran dengan melibatkan pembuatan konten yang secara langsung terkait dengan brand, sehingga memungkinkan konsumen untuk membuat hubungan dengan brand tersebut. 

Konten branding erat kaitannya dengan Funnel Marketing, apa itu funnel marketing? Funnel Marketing adalah sebuah ide tentang pemasaran dimana seluruh proses pemasaran atau customer journey digambarkan sebagai sebuah corong yang menunjukkan bahwa terdapat pihak-pihak yang terlibat di dalamnya, yang terbanyak mulai dari Brand Awareness hingga tahapan akhir yaitu Brand Retention.

1. Brand Awareness

Pengertian Brand Awareness adalah perasaan yang akan timbul jika sang pengguna sudah mengenali dan menyadari suatu brand dalam kondisi tertentu. Untuk mendapatkan Brand Awareness diperlukan image dan kesan yang baik dari suatu brand.

Salah satu cara yang dapat digunakan untuk memaksimalkan konten brand adalah dengan menggunakan jasa Influencer dan/atau Key Opinion Leader.

Konten-konten yang disajikan oleh para Influencer dan Key Opinion Leader haruslah selaras dengan konten dan branding yang kita miliki, serta dapat mempengaruhi kesadaran suatu komunitas tertentu sesuai dengan target pasar yang dituju.

Hal ini terlihat jelas terutama dalam persaingan penjualan di marketplace yang begitu ketat. Target pasar juga sudah harus jelas agar konten branding dapat diaplikasikan secara maksimal.

2. Brand Consideration

Brand consideration termasuk faktor yang mempengaruhi penjualan online dimana pembeli mulai menimbang dan memikirkan brand milikmu dengan yang lain.

Mereka akan mulai mencari info-info terkait mengenai brand-mu seperti melihat kelebihan dan kekurangan dari masing-masing brand yang produknya ingin dibeli.

Beberapa strategi yang dapat meningkatkan brand consideration ini adalah dengan menggunakan email marketing dalam bentuk newsletter subscription.

Penggunaan email marketing ditujukan agar timbul konversi pada saat calon pembeli mulai mengenali info-info yang terkait dengan brand yang kamu punya.

3. Brand Conversion

Brand Conversion terjadi ketika sebuah brand berhasil mendorong pelanggan untuk melakukan tindakan yang diinginkan. Hal tersebut bisa berupa pembelian, mengklik iklan digital, membuka suatu aplikasi, mendaftar untuk buletin, atau kemungkinan-kemungkinan lainnya.

Ada beberapa cara yang dapat diaplikasikan untuk mendapatkan konversi atau pembelian dari calon pembeli, diantaranya adalah dengan cara yang sedikit agresif yaitu menggunakan pop-up.

Menurut sebuah studi oleh Sumo, tingkat konversi rata-rata untuk semua pop-up adalah 3,09%. Namun, jika kamu melakukannya dengan cara yang benar, kamu dapat mencapai 10% teratas dari pop-up yang memiliki tingkat konversi rata-rata 9,28%.

4. Brand Retention

Tahapan yang terakhir adalah Brand Retention. Brand Retention atau Customer Retention adalah sebuah proses dimana customer yang telah ada sebelumnya melakukan pembelian ulang dari produk yang kamu jual.

Salah satu cara untuk meningkatkan Brand Retention adalah dengan memanfaatkan strategi pemasaran rekomendasi produk. Untuk meningkatkan penjualan Brand kamu di marketplace rekomendasi dari tiap-tiap pelanggan sangatlah bermanfaat untuk kelangsungan bisnis online kamu ke depannya.

Manfaatkan Fitur Brand Voucher

Manfaatkan Fitur Brand Voucher

Diskon, promo, dan penawaran mungkin sudah tidak asing lagi terdengar di telinga kalian. Penggunaan fitur brand voucher dapat meningkatkan brand value

Dalam sebuah artikel dari Neil Patel, ia menyebutkan bahwa 72% konsumen meninggalkan pembeliannya untuk mencari kode promosi di internet.

Mengirim kode promosi melalui email adalah cara terbaik untuk memasarkan produk. Namun, membuat kode tersedia melalui platform marketplace akan membantu menghindari kerugian besar dalam keuntungan dari pembeli yang mencari kode promo.

Berikut ini ada beberapa contoh tipe promo dan diskon yang biasanya disukai pembeli:

1. Diskon di Peringatan Hari tertentu

Diskon dan promo ini biasanya muncul pada saat hari-hari tertentu seperti hari belanja online nasional atau Harbolnas, hari ulang tahun e-Commerce, diskon awal bulan, dan diskon di waktu tertentu seperti flash deal.

2. Promo Cashback

Pada umumnya promo ini menggaet kerja sama dengan beberapa perusahaan uang elektronik untuk mendapatkan cashback. Biasanya para pembeli diharuskan membayar dengan uang elektronik tertentu untuk mendapatkan promo cashback yang biasanya berkisar antara 5-10% hingga senilai Rp50.000.

3. Diskon dengan Menggunakan Kartu Kredit

Cara pembayaran di online marketplace memang semakin beragam. Oleh karena itu, perusahaan penyedia layanan pembayaran via kartu kredit tak segan-segan memberikan diskon menarik bagi para pelanggan.

Tersedianya cicilan 0% dengan diskon hingga 50% bahkan pembayaran yang bisa dicicil hingga 12 bulan dapat membuat pelanggan-mu melirik laman toko online-mu.

4. Voucher Promo Buy 1 Get 1

Tipe voucher ini terkesan memberikan rasa ‘butuh’ bagi para pelanggan kamu meskipun di awal mereka tidak merasa membutuhkan produk tersebut.

Memang sekilas terlihat bahwa kamu akan rugi jika memberikan promo buy 1 get 1, tapi pada faktanya, dapat terjadi peningkatan jumlah transaksi dan brand recall yang membuat brand kamu menjadi viral di marketplace.

Maksimalkan Judul Produk

Maksimalkan Judul Produk

Faktor yang mempengaruhi penjualan selanjutnya ialah dengan memaksimalkan penulisan judul produk. Memahami SEO atau Search Engine Optimization merupakan salah satu cara untuk memaksimalkan judul produk. Kekeliruan dalam memilih keyword pada penulisan judul akan membuat sulitnya search engine menemukan brand kamu dalam pencariannya. 

Penulisan judul itu sendiri terbagi menjadi dua, yaitu penulisan judul pada tajuk artikel maupun Meta Title. Meta Title (yang juga disebut tag judul) merupakan elemen pada bagian kepala dokumen HTML yang menentukan judul setiap halaman situs web.

Meskipun terlihat sepele, namun Meta Title juga memiliki peran yang sangat penting. Meta Title adalah faktor utama dalam membantu mesin pencarian memahami tentang halaman kamu.

Ini juga akan menjadi kesan pertama yang dimiliki para pengunjung tentang halaman situs kamu. Meta Title digunakan di tiga tempat utama yaitu pada Search Engine Ranking Page (SERP), browser web, dan social media.

Riset Harga Produk

Riset Harga Produk

Menentukan harga jual produk merupakan hal yang esensial bagi kesuksesan penjualan produk tersebut. Menentukan harga tidak bisa dilakukan hanya dengan mengira-ngira atau asal menebak. Salah satu yang perlu dilakukan adalah riset harga produk serupa di pasaran. 

Menurut Sumo.com, dengan Market-oriented pricing, penjual dapat menentukan harga lebih tinggi atau lebih rendah dibandingkan kompetitor tergantung kualitas dan branding produk mereka sendiri.

Contohnya apabila kita menjual dengan harga lebih tinggi daripada kompetitor, artinya kita melabeli kualitas produk kita lebih tinggi dibandingkan kompetitor atau ada nilai lebih yang kita miliki yang tidak dimiliki oleh kompetitor.

Pasang Harga Produk yang Menarik

Pasang Harga Produk yang Menarik

Begitu juga sebaliknya, dengan menggunakan data sebagai patokan dan menjual produk dengan harga yang lebih murah dibandingkan kompetitor, kita dapat menarik lebih banyak customer untuk membeli produk kita. Kedua cara tersebut memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Yang juga penting untuk dijadikan pertimbangan adalah bagaimana proses pembuatan produk serta cost yang dikeluarkannya, sehingga kita dapat membuat harga yang menarik pelanggan tapi juga tak merugikan bagi kita.

Pantau dan Pahami Kompetitor

Pantau dan Pahami Kompetitor

Setelah memutuskan harga dan menjual produk ke pasaran, pastikan untuk selalu memantau keadaan pasar dan kompetitor. 

Melalui fitur Market Insight dari Compas.co.id, kita dapat mengetahui siapa yang memenangkan kompetisi di marketplace, serta produk apa yang menjadi jawaranya.  

Fitur Market Insight juga membantu kita dalam menyusun strategi bisnis berdasarkan data dengan mengidentifikasi seberapa kuat posisi kita di marketplace berdasarkan total penjualan produk serta membandingkannya dengan kompetitor dalam kategori yang sama.

Baca juga:


Mau bisnis Anda mengalahkan kompetitor dan memenangkan pasar dengan bantuan data insight seperti di atas? Yuk hubungi tim Compas

Get Your Market Insight Now

Related Post

1 Comment

Leave a Comment

Want to grow your online business with data-driven insights? Reach us now!

logo-compas-putih-kecil-v1-156x40

Comprehensive price and analytics system

Compas.co.id

Copyright © 2020 Compas.co.id by Telunjuk.com

Need Help? Chat with us