Faktor yang mempengaruhi penjualan online

9 Faktor yang Mempengaruhi Penjualan Online Anda

Berubahnya tingkat kemampuan masyarakat dalam melakukan transaksi secara online sangatlah tinggi akhir-akhir ini. Banyaknya UMKM atau pelaku bisnis usaha kecil menengah yang mulai masuk ke ranah online dan e-commerce turut andil dalam hal tersebut. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui berbagai faktor yang mempengaruhi penjualan online di marketplace.

Khusus di era pandemi ini, menurut Putri Tanjung penggagas Pahlawan Digital UMKM, mengatakan bahwa dalam situasi serba sulit saat ini banyak UMKM yang mampu bertahan bahkan penjualannya meningkat karena terhubung dengan ekosistem digital.

Penjualan konvensional memang cukup untuk meraup keuntungan namun jika mereka bisa menjadikan bisnis mereka omnichannel sehingga menambah jumlah volume penjualan yang terjadi, ya kenapa tidak? ungkap mereka.

Faktor-faktor yang mempengaruhi penjualan online pun sama banyaknya jika dibandingkan dengan platform lain. Faktor ini sangatlah penting untuk diketahui oleh para pemilik bisnis atau seller online.

Setiap seller tentu menginginkan penjualan online yang lebih banyak demi meraup keuntungan yang lebih besar.

Oleh karena itu, perlu adanya pengetahuan terkait faktor yang dapat mempengaruhi penjualan online dan strategi e-commerce yang tepat untuk melawan kompetitor yang berada di pasar baik dari official seller maupun non-official seller.

Faktor yang Mempengaruhi Penjualan Online

Berikut 9 faktor yang mempengaruhi penjualan bisnis online yang perlu anda ketahui,

banner-cta

1. Faktor Kualitas Produk

Sudah tidak dapat dipungkiri kualitas produk menduduki peringkat no 1 dalam hal faktor yang mempengaruhi penjualan online. Semakin rendah tingkat kegagalan produk yang dihasilkan maka produk yang dihasilkan semakin berkualitas.

Dalam hal ini penjual harus dapat memastikan bahwa produk yang dijual haruslah bebas dari cacat, sehingga meningkatkan kepuasan pelanggan dan memungkinkan pelanggan untuk melakukan repeat order di kemudian hari.

2. Faktor Kemudahan Produk

Faktor kemudahan juga tidak kalah pentingnya dengan faktor kualitas produk. Faktor ini dapat berupa kemudahan dalam mempelajari, mengakses, menggunakan, pengoprasian sesuai dengan apa yang diinginkan dan penggunaanya yang fleksibel.

Sebagai contoh responsive seller akan lebih dihargai dan lebih dipilih oleh kelompok pembeli dibandingkan dengan seller yang slow response.

Hal ini dapat menjadi alasan konsumen untuk berbelanja dan melakukan transaksi pembelian di toko online para seller dengan jasa yang ditawarkannya terutama untuk mendapatkan respon akan masalah yang dihadapi oleh para buyer.

3. Faktor Informasi

Informasi yang deskriptif di dalam kolom deskripsi dari produk yang dijual dapat mendongkrak daya beli masyarakat. Bayangkan saja jika kalian tidak mengetahui deskripsi secara rinci dari produk apa yang kalian ingin jual, seperti contoh menjual mobil namun tidak mengetahui apakah mobil tersebut bertransmisi manual atau otomatis.

Terkadang para buyer pun enggan menanyakan hal tersebut dan harus mencari tahu lagi lebih dalam mengenai produk yang dijual oleh seller di situs atau iklan lainnya tentunya itu menjadi kerugian jika buyer tidak jadi membeli produk tersebut di tempat kamu.

4. Faktor Kepercayaan Konsumen

Jumlah ulasan, rekomendasi, dan diskusi sangatlah berperan penting. Bandingkan seller bintang 5 dan bintang 1, mana yang akan dipilih oleh buyer?

Hal tersebut dapat mempengaruhi kegiatan penjualannya. Buyer pada umumnya sangatlah senang jika melihat seller yang memiliki banyak testimonial.

Dengan penuhnya kolom diskusi yang terjawab juga itu merupakan suatu bentuk kepercayaan konsumen kepada sang seller maupun produk yang dijualnya. Faktor ini dapat disebut juga sebagai faktor psikologis.

5. Faktor Kondisi Modal Penjual

Kondisi modal patut diperhatikan juga, bagaimana tidak, bahkan perusahaan startup pun harus bermodal di awal dengan strategi “bakar uang” mereka. Modal dalam arti ini tidak terbatas terhadap produknya saja. Namun modal seperti perkenalan produk dengan cara mengiklankannya kepada buyer .

Mengiklankan produk butuh modal yang cukup besar. Layaknya perusahaan yang besar, diharapkan penjual memiliki sejumlah modal agar berhasil mencapai sasaran penjualan yang ada, dengan tentunya menggunakan strategi pemasaran produk yang baik.

banner-cta

6. Faktor Kondisi Pasar

Menurut kementrian komunikasi dan informatika, mereka mencatat bahwa transaksi penjualan online di era pandemi ini sangatlah meningkat tajam. Ini dikarenakan faktor PSBB sendiri yang memiliki kebijakan yang berhubungan dengan pembatasan fisik dan sosial.

Peningkatan transaksi penjualan online tersebut diungkapkan naik sebesar 480% pada bulan april dibandingkan pada bulan Januari. Seperti pada halnya perlengkapan APD atau alat pelindung diri seperti masker,hand sanitizer, dan face shield. Sudah dipastikan penjualan produk-produk tersebut menjadi lebih tinggi dibandingkan dengan kondisi sebelumnya.

Terlepas dari itu, ada trend pasar tertentu dimana kondisi pasar menjadi tidak lesu juga misalnya saja pada bulan lebaran, dimana penjualan kue-kue seperti nastar, pakaian, dan perhiasan meningkat. Begitu pula di akhir tahun menjelang hari raya natal, tahun baru, dan lain sebagainya.

7. Faktor Kondisi Organisasi Penjual

Faktor ini berperan jika perusahaan kalian merupakan sebuah perusahaan yang besar dan memiliki divisi khusus yang menangani berbagai macam hal yang berhubungan dengan tujuan penjualan yaitu divisi marketing.

Apabila perusahaan kalian masih kecil atau masih  merintis, tentunya divisi ini tidak terlalu diperlukan, karena masalah penjualan ini ditangani oleh owner atau seller secara langsung.

Strategi pemasaran yang produk yang baik haruslah dilakukan demi mengurangi kerugian yang dapat ditimbulkan jika ternyata target pasar tidak merespon secara baik.

8. Faktor Harga

Harga merupakan salah satu penentu faktor penjualan apakah seller berhasil mempenetrasi pasar atau tidak. Para buyer sekarang menjadi lebih jeli dalam melihat dan membandingkan pasar. Seperti fitur yang ada pada website Telunjuk.com, yang memungkinkan bagi para buyer untuk dapat membandingkan harga antara e-commerce yang satu dengan yang lainnya.

Namun, terkadang harga murah juga bukan menjadi alasan buyer untuk membeli produk yang dijual. Seperti contoh pada produk susu formula bayi, para buyer juga mengejar berat produk dengan perbandingan harga, sehingga terkadang produk tersebut terkesan mahal karena harganya, akan tetapi perbandingan berat dan harganya membuat susu tersebut dibeli oleh buyer.

9. Faktor Diskon dan Kampanye

Harbolnas atau yang biasa kita kenal dengan hari belanja online nasional, merupakan kampanye besar yang diadakan oleh para e-commerce demi meraup penjualan online yang besar.

Dalam hal ini penting untuk kita para seller mengetahui posisi sales dan market share dari masing-masing kategori maupun produk yang ada di pasar terutama untuk brandyang dijual. 

Sebagai contoh menurut data dari dashboard Compas pada Harbolnas11-11  tahun ini, total transaksi Xiaomi sebesar 51.156% (setara dengan 2300 transaksi) dari total transaksi smartphone di seluruh marketplace, dengan tipe terlarisnya, yaitu Xiaomi Redmi 8, yang terjual sebanyak 1,693 transaksi.

Dengan banyaknya faktor yang mempengaruhi penjualan online suatu brand, tentunya baik apabila kamu memiliki teman atau asisten yang membantu dalam mengambil langkah bisnis yang harus dilakukan.

Oleh karena itu, Compas.co.id hadir sebagai Indonesia’s First Ecommerce Market Insight untuk mengetahui real data insight seputar brand kamu dan produk yang kamu jual di e-commerce.

Baca juga:


Mau bisnis Anda mengalahkan kompetitor dan memenangkan pasar dengan bantuan data insight seperti di atas? Yuk hubungi tim Compas

Get Your Market Insight Now

Related Post

Leave a Comment

Want to grow your online business with data-driven insights? Reach us now!

logo-compas-putih-kecil-v1-156x40

Comprehensive price and analytics system

Compas.co.id

Copyright © 2020 Compas.co.id by Telunjuk.com

Need Help? Chat with us