logo-compas-biru-kecil-v1-156x40
Pengertian dan 3 Contoh Customer Value yang Dapat Diterapkan

Pengertian dan 3 Contoh Customer Value yang Dapat Diterapkan

Pengertian dan 3 Contoh Customer Value yang Dapat Diterapkan

 

Compas.co.idBrand bisnis dapat menjadi top brand pilihan dan kesayangan pelanggan apabila bisa memberikan produk yang sesuai dengan value yang dihargai oleh pelanggan. Adanya ungkapan pelanggan adalah raja terdengar cukup tepat karena bisnis memang harus customer-centered atau berpusat pada customer. Bukan semata-mata berdasarkan asumsi atau subjektivitas bisnis sendiri.

Oleh sebab itu mengetahui dan menerapkan aspek customer value ini sangat penting jika brand Anda ingin bertahan dan memenangkan persaingan pasar. Terutama jika persaingannya di e-commerce yang terkenal ketat persaingannya antar brand. 

Menciptakan customer value yang tepat membuat brand Anda mendapatkan positioning yang tepat dan akan menjadi brand yang paling diingat oleh konsumen. Jika hal itu terjadi, bukannya tidak mungkin brand Anda masuk list rekomendasi top brand. 

Banner Insight

Simak ulasan mengenai customer value yang perlu Anda tahu dan pahami di bawah ini.

Pengertian Customer Value

Customer value merupakan semua manfaat yang bisa pelanggan dapatkan saat membeli dan mengonsumsi produk tertentu. Customer value ini akan mempengaruhi tingkat kepuasan pelanggan terhadap produk yang dikonsumsinya tersebut. 

Akan tetapi perlu diperhatikan bahwa tak hanya sebatas kepuasan terhadap produk, tapi juga sampai pada tingkat kepuasan pada brand tersebut. Lebih lanjut lagi, tingkat kepuasan terhadap brand akan memberi dampak pada tingkat loyalitas dan brand awareness

Oleh sebab itu dalam menentukan customer value ini memang perlu direncanakan dan dipertimbangkan secara matang oleh tim bisnis sejak awal. Customer value adalah paduan antara manfaat fungsional dan manfaat emosional. 

Manfaat fungsional dalam hal ini adalah apakah produk/jasa yang ditawarkan dapat mengurangi atau menyelesaikan masalah yang customer hadapi. Sedangkan manfaat emosional maksudnya bagaimana kondisi emosi customer setelah melakukan pembelian dan penggunaan produk. Apakah kondisi emosinya puas, senang, kecewa, marah, atau yang lainnya.

Contohnya seperti ini, ada suatu klinik kecantikan yang menawarkan jasa perawatan wajah seperti facial dan lainnya menggunakan produk skincare yang diproduksi sendiri oleh klinik tersebut. Produk skincare tersebut memang berhasil membantu terbukti menjaga kecantikan wajah pelanggan. Tetapi pelayanannya seperti service facialnya, kondisi ruangan, ketidakramahan karyawan menyebabkan pelanggan banyak yang merasa marah dan kecewa setelah pulang dari klinik tersebut.

Studi kasus di atas adalah contoh manfaat fungsional yang baik karena produk skincare yang dijual, terbukti mampu menjaga kecantikan dan kemulusan wajah. Tapi, manfaat emosionalnya dapat dikatakan buruk karena pelanggan yang pulang dari klinik tersebut merasa marah dan kecewa karena pelayanan yang kurang baik, meskipun produk skincarenya menyelesaikan permasalah wajah mereka.

Dapat disimpulkan bahwa bisnis klinik kecantikan tersebut perlu berhati-hati dan evaluasi kinerjanya lagi. Bisa jadi klinik tersebut akan kehilangan pelanggan karena mengingat betapa buruknya pelayanan yang diberikan ketika mendatangi klinik kecantikan tersebut.

Banner E-Commerce Report

Baca juga: 7 Manfaat Big Data Analytics Bagi Perusahaan

Minat mengetahui rincian pada data pasar FMCG? Kabar bagus untuk Anda, data riset pasar bisa dibaca sekarang di Indonesia FMCG E-commerce Report 2022 secara GRATIS dengan KLIK DI SINI. Atau langsung saja coba GRATIS 30 menit Demo Compas Dashboard di link ini

Berikut ada beberapa faktor-faktor yang mempengaruhi customer value:

  1. USP (Unique Selling Product) tersebut
  2. Fungsi produk
  3. Harga produk
  4. Kualitas produk
  5. Service/pelayanan berkaitan dengan produk tersebut
  6. Branding atau pemasaran produk
  7. Pengalaman pelanggan ketika menggunakan produk serupa
  8. Preferensi target konsumen
  9. Demografi target konsumen (usia, jenis kelamin, tingkat pendapatan, status ekonomi, tingkat pendidikan, lokasi)
  10. Kualitas dan harga produk kompetitor

Baca juga: 4 Cara Branding Produk Agar Laku di Pasaran

4 Tipe Customer Value

4 Tipe Customer Value

1. Functional value

Tipe pertama customer value yang dapat Anda terapkan adalah functional value. Maksud dari value ini adalah produk dari suatu brand lebih menekankan solusi dari permasalahan yang customer hadapi. 

Produk yang menerapkan value ini, kinerjanya dilihat dari sejauh mana produk dapat meringankan bahkan menghilangkan masalah customer. Hal ini berpengaruh pada brand image Anda. Jika produk bisa secara maksimal menyelesaikan masalah customer, maka dari sisi brand awareness, customer akan terus mengingatnya.

2. Psychology value

Tipe kedua ini adalah suatu produk yang menekankan pada munculnya perasaan nyaman tertentu. Maksudnya perasaan atau emosi positif seorang pelanggan yang timbul akibat konsumsinya pada suatu produk. Pelanggan menjadi lebih nyaman setelah penggunaan produk sehingga solusi yang dirasakan terasa real.

3. Monetary value

Monetary value adalah tentang bagaimana uang yang dikeluarkan oleh pelanggan sebanding dengan kualitas produk tersebut. Nominal uang merupakan hal yang cukup sentimental bagi sebagian besar kalangan pelanggan.

Jika mereka harus mengeluarkan uang lebih, maka pastikan kualitas produk sebanding dengan pertukaran dengan uang itu. Kalau kualitasnya memang maksimal, maka pelanggan tidak akan segan bahkan merasa baik-baik ketika mengeluarkan uang.

Lain halnya dengan harga murah, mereka akan merasa ragu terlebih dahulu. Bahkan mungkin tidak jadi beli walaupun harganya murah karena tidak yakin dengan kualitasnya.

4. Social value

Social value lebih menekankan pada bagaimana suatu produk membuat pelanggan merasa lebih istimewa dan berbeda dari yang lain. Social value ini adalah kemampuan produk untuk meningkatkan konsep atau persepsi sosial seorang pelanggan. Sebagai makhluk sosial yang memiliki ego, tentu pelanggan ingin mendapatkan pengakuan diri dari orang lain dan lingkungannya.

Banner Insight

Baca juga: 5 Cara Membangun Loyalitas Pelanggan untuk Bisnis Online 

 3 Contoh Customer Value 

3 Contoh Customer Value

1. Memiliki data riset pasar untuk perkembangan bisnis

Brand bisnis tentunya harus menggunakan data-data ketika merencanakan dan membuat keputusan bisnis. Data riset pasar memiliki rekam jejak berbagai produk pilihan konsumen sehingga Anda bisa tahu harus melakukan strategi apa berdasarkan data pasar.

Beberapa value yang didapatkan dalam data riset pasar antara lain:

  1. Diantara dua e-commerce raksasa yaitu Tokopedia dan Shopee, Anda tahu mana yang sebaiknya menjadi fokus tempat penjualan sesuai dengan kategori brand. 
  2. Mengetahui dengan jelas siapa target pasar brand Anda sehingga produk yang dibuat sesuai dengan kebutuhan dan harapan.
  3. Menerapkan strategi harga yang tepat sehingga sesuai dengan kategori brand dan platform e-commerce.
  4. Jika mengacu pada data pasar, artinya Anda dekat dengan kebutuhan dan harapan mereka sehingga di tahun 2023 bisa menjadi brand kepercayaan dan pilihan konsumen. Mindset ini lah yang terpenting, masuk list top brand adalah bonus spektakuler tapi menjadi brand pilihan karena konsumen percaya dengan produk Anda adalah tujuan utama yang harus tercapai.

Minat mengetahui rincian angka-angka pada data pasar empat kategori utama industri FMCG? Empat kategori tersebut adalah Beauty and Care, Health, Mom and Baby, serta Food and Beverage. 

Kabar bagus di awal tahun 2023, data riset pasarnya bisa Anda baca sekarang di Indonesia FMCG E-commerce Report 2022 secara GRATIS dengan KLIK DI SINI. Atau langsung coba GRATIS 30 menit Demo Compas Dashboard di link ini

2. Beri social value pada produk

Mungkin contoh customer value ini sudah banyak diketahui. Membeli dan menggunakan barang bermerek seperti Apple, BMW, Mercedes, Channel, Prada dan merek ternama lainnya membuat konsumen merasa istimewa. 

Disamping itu status ekonomi mereka akan dipandang lebih tinggi daripada yang lain. Produk-produk tersebut diproduksi untuk membuat konsumen mendapatkan social value yang tinggi.

Baca juga: 4 Cara Branding Produk Agar Laku di Pasaran

3. Menerapkan strategi freebies 

Freebies adalah bonus gratis yang didapatkan konsumen ketika membeli produk Anda baik dengan minimal pembelian atau tidak. Tujuannya untuk mengundang ketertarikan konsumen terhadap produk. Jika freebies yang ditawarkan menarik, unik, dan limited, bukannya tidak mungkin konsumen membeli produk Anda karena ingin memiliki freebiesnya.

Banner E-Commerce Report

Ingin tahu data riset pasar FMCG di e-commerce? Anda bisa langsung coba GRATIS 30 menit Demo Compas Dashboard di link ini. Atau baca sekarang di Indonesia FMCG E-commerce Report 2022 secara GRATIS dengan KLIK DI SINI.

Anda juga dapat bertanya di DM Instagram Compas atau hubungi Team Compas. Compas siap mendampingi Anda menjadi brand pilihan kepercayaan konsumen di e-commerce tahun 2023!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kerjasama dengan kami

Kembangkan Bisnis Online Anda dengan Data Market Ter-update dari Compas

Kerjasama dengan kami

Kembangkan Bisnis Online Anda dengan Data Market Ter-update dari Compas

logo-compas-putih-kecil-v1-156x40

Compas hadir dari tim yang sama yang mengembangkan Telunjuk.com, sebuah perusahaan teknologi di Jakarta, Indonesia. Compas berfokus pada business intelligence tools, contohnya Market Insight pasar e-commerce, dan memberikan solusi aktif untuk membawa bisnis Anda semakin berkembang dengan strategi bisnis yang tepat.

Follow Us

Copyright © 2020 Compas.co.id by PT Telunjuk Komputasi Indonesia

Tinggalkan pesan untuk kami

Halo, kami ingin mengenal Anda lebih dalam agar kami bisa memberikan bantuan yang terbaik.