memilih nama toko online

8 Tips Memilih Nama Toko Online Unik dan Menarik Calon Pembeli

Author: Farah Ramadhani

Apa yang dilihat orang ketika pertama membeli sesuatu secara online? Nama toko menjadi salah satu poin terpenting dalam bisnis yang menjadi perhatian calon pembeli. Lantas, bagaimana cara memilih nama toko online yang menarik?

Selain mengamati tren, ada beberapa hal yang bisa Anda gunakan sebagai pertimbangan memilih nama toko online seperti cerita dari brand, target pasar, serta ketersediaan domain. Yuk, simak selengkapnya cara memilih nama toko online di artikel ini!

memilih nama toko online_1

1. Masukkan Cerita Brand Anda

Cerita yang Anda tampilkan dapat membangun image brand juga, lho. Identitas brand yang kuat dapat membangun loyalitas pelanggan juga. Karena itu, memilih nama toko online dapat dimulai dari menentukan cerita apa yang ingin Anda sampaikan ke target pasar.

Sebagai contoh, apa yang Anda pikirkan ketika pertama kali mendengan nama brand “Lacoco En Nature”? Karena ada kata “Nature”, Anda bisa berasumsi bahwa brand ini memiliki unsur alam.

Benar saja, brand Lacoco mengambil bahan-bahan utamanya dari alam. Identitas “Lacoco En Nature” adalah brand yang terus tumbuh dan bersinergi dengan alam.

2. Singkat dan Sederhana

Tentu Anda ingin nama toko online mudah diingat. Membuatnya singkat dan sederhana dapat membantu calon pembeli mudah mengingat nama toko Anda. Bagaimana cara memilih nama toko online singkat dan sederhana?

Anda bisa membuatnya dengan mengikuti langkah-langkah di bawah ini:

  • Tuliskan kata kunci dari bisnis Anda. Contoh: Donat.
  • Dari kata kunci tersebut, carilah kata yang mirip dan bisa diplesetkan. Contoh: Donat yang dicelup (dunked) ke gula cair → Dunkin’ Donuts
  • Cari 1-2 suku kata saja. Contoh: Shopee (baca: sho-pi), Tokped (baca: tok-ped).
  • Jika memungkinkan, cari kata yang berirama. Misalnya: Dunkin’ Donuts, Krusty Krab. 

3. Unik dan Berbeda

Nama yang unik pasti juga akan mudah diingat oleh calon pembeli. Untuk membuatnya, Anda bisa mengikuti dua cara, yaitu melalui singkatan atau nama sendiri. Singkatan yang dimaksud bisa yang sesuai dengan produk atau tidak.

Misalnya, “Compas” merupakan singkatan dari Comprehensive Price and Analytics System. Hal ini berhubungan dengan produk yang ditawarkan Compas, yaitu data analisis e-commerce.

Anda juga bisa menggunakan nama Anda sendiri, lho. Hal ini berkaitan dengan personal branding dan image yang ingin Anda tampilkan. Sudah banyak brand yang memakai nama ownernya, contohnya Neil Patel yang menggunakan namanya sendiri sebagai brand.

4. Hindari Istilah Asing

Walaupun harus unik dan berbeda, penggunaan kata yang terlalu asing bisa juga membuat brand Anda malah sulit diingat. Selain itu, penggunaan simbol juga bisa mempersulit nama toko Anda.

Contohnya, Anda menggunakan simbol hyphen (-) di nama toko. Ketika seorang teman bertanya nama brand Anda, akan sedikit sulit menjelaskan hyphen karena tidak semua orang tahu.

Secara singkat, menghindari penggunaan simbol dan istilah asing bisa mempermudah Anda menjelaskan nama brand dan membuatnya mudah diingat.

memilih nama toko online_2

 

5. Sesuaikan dengan Target Pasar

Sesuaikan pula nama toko online Anda dengan target pasar perusahaan. Jika Anda ingin membuat kosmetik dengan target pasar remaja hingga dewasa muda, tidak mungkin Anda menggunakan istilah kuno yang mereka tidak tahu.

Gunakan istilah yang memang populer di kalangan usia tersebut. Contohnya, Emina memiliki target pasar remaja hingga dewasa muda. Karena itu penggunaan kata yang digunakan pun friendly dan mengikuti gaya target pasar.

6. Pastikan Nama Toko Tersedia Sebagai Domain

Ketika sudah memilih nama toko online, cari tahu apakah nama tersebut available. Jangan sampai ketika Anda sudah menemukan nama yang sesuai ternyata sudah ada website yang menggunakan nama tersebut. 

Tentu saja hal ini masuk dalam pertimbangan jika Anda berencana menggunakan website sebagai salah satu channel marketing perusahaan. Salah satu cara mengeceknya adalah dengan mencari di Google terlebih dahulu.

7. Konsisten di Semua Channel

Patikan lagi originalitas nama toko Anda dengan melakukan pengecekan di sosial media seperti Facebook, Instagram, Twitter, TikTok dan lainnya. Hal ini perlu agar Anda bisa konsisten menggunakan nama yang sama di semua channel tersebut.

Gunanya, calon pembeli dan konsumen bisa mencari sosial media brand Anda tanpa kebingungan. Pastikan juga nama toko Anda belum digunakan di Shopee dan Tokopedia atau e-commerce lain, ya.

8. Otentik dan Original

Jangan menjiplak brand terkenal dengan memplesetkan namanya. Sebagai contoh, banyak penjual ayam goreng tepung yang menggunakan nama KFC (Kentucky Fried Chicken) yang diplesetkan. 

Ketika meniru brand yang sudah populer, produk Anda bisa dicap abal-abal oleh calon pelanggan. Oleh karena itu pastikan nama toko Anda original dan belum dipakai oleh orang lain. Caranya adalah dengan melakukan cek di mesin pencari Google.

 

Nah, itu tadi 8 tips memilih nama toko onlin euntuk usaha Anda dari Compas. Anda juga bisa mencari inspirasi nama toko online dengan melihat daftar nama kompetitor di Compas Dashboard.

Selain itu, Compas Dashboard juga dapat membantu Anda menganalisa kompetitor dengan menyediakan data terkait nama toko, harga produk di kategori pilihan, hingga sales revenue dan total produk terjual. 

Tertarik dengan produk Compas? Yuk follow dan DM melalui Instagram Compas di link ini! Anda juga bisa langsung menghubungi kami terkait produk yang ada dengan mengisi form di link ini. Maksimalkan riset untuk menjadi jawara di e-commerce dengan data Compas!


Mau bisnis Anda mengalahkan kompetitor dan memenangkan pasar dengan bantuan data insight seperti di atas? Yuk hubungi tim Compas

Get Your Market Insight Now

Related Post

Leave a Comment

Want to grow your online business with data-driven insights? Reach us now!

logo-compas-putih-kecil-v1-156x40

Comprehensive price and analytics system

Compas.co.id

Copyright © 2020 Compas.co.id by Telunjuk.com

Need Help? Chat with us