Berubahnya Pola Konsumsi Masyarakat, Penjualan Kopi di Indonesia Meningkat

Pandemi membuat perubahan dalam konsumsi masyarakat Indonesia. Dilansir dari survei Firmenich dalam laporan GDP Venture, masyarakat lebih banyak mengonsumsi untuk kesehatan. Namun, Compas melihat ada salah satu data yang menarik untuk diobrolin lebih dalam yaitu Kopi. Yup, meningkat sekitar 43%. Bagaimana tranasksinya di marketplace? mari kita lanjutkan.

Total transaksi Kopi di Kuartal III 2020 tembus hingga 197.946 transaksi dan Kopi bermerek menguasai penjualan di marketplace dengan presentasi transakasi sampai 83.18%. Berbeda jauh dengan Kopi non-merek yang hanya mampu mencapai 16.82% dari total transaksi kopi di Marketplace.

Berdasarkan data dari Compas, official store brand-brand besar hanya mampu menyumbang 1523 transaksi atau sekitar 0.77% dari 196.423 transaksi yang telah dibuat oleh penjualan Kopi di marketplace.

These data provide by compas.co.id, click here for more experience.

Metodologi riset: Tim Riset Telunjuk melacak data harga, penjualan, dan transaksi belanja online di Tokopedia, Shopee, dan Bukalapak terhadap produk-produk Kopi. Data sampel diambil berdasarkan periode kuartal III 2020.


Related Posts

Top 3 Penjualan Kopi Non-Branded

Masih dalam edisi Industri Kopi di marketplace, kalau kemarin kita bahas yang branded,...

Pandemi Yang Tidak Kunjung Selesai Membuat Penjualan Kopi di Kategori Minuman Meningkat Pesat

Kerjain kerjaan kantor selama WFH bikin kita gampang ngantuk ya, apalagi kalo ngerjainnya...

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Add Comment *

Name *

Email *

Website *

X