logo-compas-biru-kecil-v1-156x40
data penjualan susu bubuk

5 Top Brand Susu Bubuk di E-commerce: Yakin, Brand Anda Masuk Salah Satunya?

5 Top Brand Susu Bubuk di E-commerce: Yakin, Brand Anda Masuk Salah Satunya?

Author: Lia Sutiani

 

Compas.co.id – Melansir dari Troboslivestok, produk susu bubuk menyumbang pertumbuhan sebanyak 16% bagi industri pengolahan susu (IPS) di Indonesia pada 2021. Hal tersebut disampaikan oleh pihak Kemenperin dalam sebuah Seminar Nasional tentang Kebangkitan Persusuan Nasional di Era New Normal

Sedangkan jika ditinjau dari market, penjualan susu bubuk di e-commerce dikuasai oleh pemain ternama yang beberapa di antaranya termasuk brand legendaris. Siapa saja mereka? Temukan jawabannya berikut ini.

Data Penjualan 5 Top Brand Susu Bubuk di Shopee dan Tokopedia 

data penjualan susu bubuk

1. Anlene

Hadir di Indonesia sejak tahun 1991, Anlene telah dipercaya konsumen Indonesia sebagai brand susu bubuk yang memenuhi kebutuhan kalsium harian. Kepercayaan konsumen tersebut dibuktikan dengan kesuksesan Anlene yang berhasil menempati peringkat pertama top brand susu bubuk. 

Dengan sales volume sebesar 17,37%, Anlene mampu memimpin pasar penjualan susu bubuk di Shopee dan Tokopedia. Performa brand ini didukung oleh produk unggulannya, yaitu Anlene Gold 5x Susu Bubuk Original 885 gr. Dalam periode 1-15 September 2022, penjualan produk tersebut memperoleh sales revenue hingga Rp71.3 juta. 

Sebagai brand yang telah hadir lebih dari tiga dekade, Anlene dikenal sebagai pelopor yang menyadarkan masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan tulang dan bahaya osteoporosis. Brand asal Selandia Baru tersebut hadir di Indonesia di bawah naungan PT Fonterra Indonesia. 

Dalam memasarkan produknya, Anlene menggalakkan slogan “Sepuluh Ribu Langkah” dan berkolaborasi dengan PKK. Jika ditelusuri, anggota PKK juga ada yang lansia sehingga ini bisa menjadi peluang Anlene untuk menggaet lebih banyak konsumen. 

Ditambah lagi, Anlene selalu berupaya paling aktif merayakan Hari Osteoporosis Nasional dengan mengadakan acara atau kampanye. Melansir dari SWA, kegiatan tersebut turut meningkatkan reaksi pasar sehingga membuka potensi bisnis Anlene. 

2. HiLo 

Kerap disangka brand luar, HiLo merupakan pemain lokal yang tergabung dalam Nutrifood Indonesia. Diluncurkan sejak tahun 2004, HiLo berhasil menjadi brand susu legendaris di Indonesia yang masih populer hingga sekarang. 

Hal ini juga dibuktikan dari performa HiLo yang mampu menduduki peringkat kedua top brand susu bubuk periode 1-15 September 2022. Data Compas Dashboard mencatat, brand ini unggul dengan sales volume 15,91%. Angka tersebut membuat HiLo tembus sales revenue sebesar Rp711.2 juta dalam dua minggu. 

Selama perjalanannya sebagai produsen susu, HiLo memiliki sejumlah strategi agar performa bisnisnya tetap konsisten di tengah persaingan pasar yang terus berkembang. Brand ini mengandalkan kualitas bahan dan penguatan citra pada produk. 

Hal tersebut dapat dilihat dari nama brand HiLo yang artinya High Calcium dan Low Fat. Branding produk susu HiLo juga dipertajam dengan tagline “Tumbuh Tuh ke Atas!”. Dengan tagline menarik, HiLo berhasil mendongkrak brand positioning-nya sehingga namanya mudah dikenali konsumen.

Apabila dibandingkan dengan brand sebelumnya yang berfokus pada target lansia, maka HiLo memfokuskan targetnya pada kelompok anak-anak hingga usia senior sehingga skala pasarnya lebih luas. Guna menjangkau market yang besar, HiLo menghadirkan varian produk mulai dari HiLo School, HiLo Teen, HiLo Active, dan HiLo Gold. Sementara produk unggulannya adalah HiLo Teen Chocolate 1000 gram. 

3. Dancow

Brand yang populer dengan tagline “Aku dan Kau, Suka Dancow” ini juga merajai tangga penjualan susu bubuk dengan menempati peringkat ketiga di e-commerce. Dancow juga termasuk pemain legendaris yang telah ada sejak tahun 1944. 

Namun, produk susu Dancow baru dimulai produksi di Indonesia pada tahun 1976 di bawah pengawasan Nestle SA, perusahaan multinasional Swiss. Sebagai perusahaan yang tergabung dalam Nestle, bukanlah hal sulit bagi Dancow juga menjangkau pasar termasuk e-commerce di Indonesia.

Tercatat, Dancow memperoleh sales volume 10,42% dan mengantongi sales revenue hingga Rp287.5 juta sepanjang 1-15 September 2022 di Shopee dan Tokopedia. Pencapaian tersebut didukung oleh top produknya, yaitu Dancow Fortigro Susu Bubuk Susu Anak Full Cream 200 gr.

Berbeda dengan dua kompetitor sebelumnya, produk susu Dancow dikhususkan hanya untuk anak-anak pada rentang usia 4-12 tahun. Sebab itu, Dancow mengemas promosi di media sosialnya dengan konten yang bernuansa cerah, berisi games, dan evergreen content seputar anak-anak. 

4. Entrasol

Kali ini, ada brand yang didistribusikan oleh PT Kalbe Nutritional. Untuk produksinya, Entrasol dikelola oleh PT Sanghiang Perkasa. Dalam penjualannya, brand ini hanya menargetkan konsumen dewasa dari usia 19 tahun sampai lansia. 

Secara performa, Entrasol hadir di peringkat empat dengan sales volume sebesar 6,66%. Dengan sales volume tersebut, brand susu bubuk ini dapat mencetak sales revenue senilai Rp289.2 juta. 

Entrasol hadir dalam industri susu bubuk dengan membawa value yang berbeda dari produk lainnya. Secara umum, susu bubuk yang ada di Indonesia dirilis untuk memenuhi kebutuhan kalsium harian. 

Berbeda dengan brand-brand tersebut, Entrasol datang dengan membawa manfaat lain, yaitu untuk menjaga kesehatan tubuh terutama jantung. Namun, brand ini tetap mengutamakan aspek kebutuhan kalsium harian. 

Di sisi lain, Entrasol juga dikenal sebagai susu diabetes karena menawarkan manfaat yang bisa menekan risiko penyakit gula darah. Inilah yang menjadi pembeda brand ini dengan para kompetitor lainnya. 

Tak mengherankan jika Entrasol lebih populer sebagai susu untuk mencegah diabetes. Penjualan terbaik brand ini juga diraih oleh susu rendah gula, yaitu Entrasol Gold Vanilla 600 gr. Apabila ditinjau dari produk tersebut, Entrasol mencoba untuk menggaet lebih banyak customer dengan mengunggulkan kandungan susu bubuk yang kadar gulanya rendah. 

5. Ovaltine

Menemani Dancow, brand yang dikembangkan di Swiss ini pertama kali diperkenalkan pada tahun 1904. Menariknya, nama mulanya bukanlah Ovaltine, melainkan Ovomaltine. Adapun di Indonesia, Ovaltine masuk melalui PT Pandurasa Kharisma sebagai distributor resminya. 

Lebih dari satu abad berkecimpung dalam industri susu secara global, Ovaltine mencoba untuk mempertahankan eksistensinya dengan menduduki peringkat kelima sebagai top brand susu bubuk. Perolehan ini dicapai Ovaltine dengan meraih sales volume 4,80% dan mendapatkan sales revenue sebesar Rp129.4 juta. 

Hal yang menjadi ciri khas dari brand ini, yaitu penggunaan bahannya yang memadukan antara cokelat, malt, dan susu bubuk. Dengan perpaduan tersebut, brand tersebut menghadirkan Ovaltine Classic Susu Bubuk Cokelat 900 gram sebagai produk andalannya. 

Kesimpulan

Dari kelima top brand susu bubuk tersebut, dapat dilihat bahwa setiap produsen memiliki target market dan unique selling point masing-masing. Misalnya, HiLo yang fokus sebagai susu tinggi kalsium rendah lemak atau Entrasol yang menonjolkan dirinya sebagai susu diabetes. 

Setiap brand juga berhasil menunjukkan personanya dengan karakteristik yang khas sehingga menguatkan identitas dan citra produknya di mata konsumen. Maka dari itu, sederet brand besar tersebut tetap kokoh di industri susu bubuk ini. 

Ingin mengikuti jejak mereka? Kuatkan strategi bisnis Anda melalui riset pasar sehingga mudah memahami tren pasar dan mengenali kompetitor utama. 

Dapatkan data riset pasar dengan menghubungi segera Team Compas atau DM Instagram Compas dan coba GRATIS 30 menit Demo Compas Dashboard dengan cara KLIK DI SINI! Dengan Compas Dashboard, semua data tervalidasi dengan cepat dan akurat. 

Source: Dashboard Compas.co.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kerjasama dengan kami

Kembangkan Bisnis Online Anda dengan Data Market Ter-update dari Compas

Kerjasama dengan kami

Kembangkan Bisnis Online Anda dengan Data Market Ter-update dari Compas

logo-compas-putih-kecil-v1-156x40

Compas hadir dari tim yang sama yang mengembangkan Telunjuk.com, sebuah perusahaan teknologi di Jakarta, Indonesia. Compas berfokus pada business intelligence tools, contohnya Market Insight pasar e-commerce, dan memberikan solusi aktif untuk membawa bisnis Anda semakin berkembang dengan strategi bisnis yang tepat.

Follow Us

Copyright © 2020 Compas.co.id by PT Telunjuk Komputasi Indonesia

Tinggalkan pesan untuk kami

Halo, kami ingin mengenal Anda lebih dalam agar kami bisa memberikan bantuan yang terbaik.