24  1

5 Cara Riset Produk Terlaris Untuk Mendominasi Penjualan Online di Shopee dan Tokopedia

Author: Farah Ramadhani

Anda baru memulai bisnis online? Atau sudah lama menekuni bidang jual-beli online tapi penjualan sulit meningkat? Mungkin Anda butuh strategi yang lebih matang melalui cara riset produk terlaris.

Strategi sebelum memulai bisnis memang sangat penting untuk menjamin kesuksesan Anda. Ada banyak strategi bisnis yang bisa Anda lakukan, namun riset pasar merupakan hal pertama yang paling penting dilakukan dalam membangun bisnis.

Dengan riset, Anda bisa menemukan kompetitor terbesar bisnis, jenis produk apa yang paling diminati pasar, hingga menentukan langkah perusahaan selanjutnya. Lantas, bagaimana cara riset produk terlaris yang benar? Simak selengkapnya di artikel ini.

5 Cara Riset Produk Terlaris di Shopee dan Tokopedia

Cara Riset Produk Terlaris 2

1. Menggunakan Google Trends

Opsi pertama untuk melakukan riset produk adalah menggunakan Google Trends. Melalui tool dari Google ini, Anda dapat mencari tahu pengguna internet di suatu negara paling banyak mencari tentang apa di periode waktu tertentu.

Anda tinggal memasukkan kata kunci yang diinginkan dan memasang pengaturan negara serta kurun waktu untuk menggunakan fiturnya. 

Misal, Anda ingin menjual masker wajah, maka masukkan keyword “masker wajah”, ubah lokasi pencarian menjadi “Indonesia” dan sesuaikan waktu sesuai kebutuhan.

Google Trend akan menampilkan data berupa grafik. Jika grafik pencarian Anda naik, maka kata kunci yang dicari sedang populer dan sebaliknya. Hal ini bisa menjadi pertimbangan bagi Anda untuk menjual suatu produk baru.

2. Survey Langsung di E-Commerce

Cara riset produk terlaris berikutnya adalah dengan melakukan survey langsung di e-commerce tempat Anda berjualan, misalnya Shopee atau Tokopedia. Biasanya, ada pilihan menu “produk terlaris” pada tiap e-commerce yang bisa Anda riset.

Jika produk yang ingin Anda jual termasuk dalam kategori terlaris, maka dapat dikatakan peluang Anda lumayan besar karena barang sedang populer. Anda juga bisa mengambil informasi terkait siapa kompetitor terbesar melalui cara ini.

Dengan melakukan riset langsung di e-commerce, Anda dapat melihat produk apa yang sedang populer, kompetitor terbesar Anda, serta mempelajari rentang harga yang dipasang untuk produk yang sama.

3. Riset Keyword di Google

Masih dengan tool dari Google, Anda bisa melakukan riset kata kunci yang menampilkan lebih banyak informasi menggunakan Google Keyword Planner. Hampir sama seperti Google Trends, Keyword Planner akan menampilkan pula referensi kata kunci serupa.

Jika Anda tidak menemukan data untuk kata kunci yang dicari, maka ini bisa menjadi pertanda buruk. Data yang tidak ditampilkan di Google Keyword Planner menandakan kata kunci tersebut tidak populer.

Namun, tenang saja, karena Google Keyword Planner akan menampilkan pula referensi kata kunci serupa untuk Anda. Tentunya hal ini bermanfaat bagi Anda untuk menentukan produk atau judul produk yang akan dijual di e-commerce.

Google Keyword Planner dapat digunakan secara gratis apabila Anda memiliki minimal satu promosi aktif di Google Ads.

4. Amati Media Sosial

Selain menggunakan tools, Anda juga dapat mengamati media sosial yang berhubungan dengan produk atau kategori yang sedang populer di pasaran. Media sosial yang bisa Anda lakukan riset diantaranya Instagram, Twitter, TikTok, dan Facebook.

Melalui riset di media sosial, Anda bisa mendapatkan informasi terkait kategori produk yang sedang populer, dan juga mempelajari strategi pemasaran dari brand yang serupa dengan bisnis Anda. 

5. Gunakan Produk Compas

Opsi lain yang tak kalah efektif dan akurat adalah dengan menggunakan produk Compas. Melalui produk Compas, Anda tidak perlu mengeluarkan tenaga ektra untuk mencari sendiri kata kunci maupun produk populer.

Misalnya saja, Anda menggunakan produk Compas Dashboard. Melalui produk ini, Compas telah melakukan riset di Tokopedia dan Shopee jadi Anda hanya tinggal mengaksesnya saja. Data yang ada meliputi toko terlaris, produk terlaris, kategori terpopuler, hingga total penjualan dan total transaksi di tiap e-commerce

Anda juga bisa menyesuaikan sendiri kategori yang ingin diketahui dan periode waktunya. Misalnya, Anda ingin mulai menjual maskara di bulan September 2021. Maka aturlah kategori di Compas Dashboard menjadi maskara saja dengan rentang waktu bulan sebelumya, yaitu Agustus 2021.

Adapun produk Compas lain, yaitu Compas Quick Report. Data yang ditampilkan lebih sedikit dikarenakan akan ditampilkan berdasarkan pada kategori tertentu yang dipilih, namun tetap menunjang kegiatan riset produk Anda. 

Informasi yang Anda dapatkan dari Quick Report meliputi total penjualan serta total transaksi di kategori yang Anda tentukan, Top 50 brand terlaris, 25 toko terlaris di seluruh marketplace yang dibagi menjadi 25 official store dan  25 non-official store terlaris di Shopee, 25 official store dan 25 non-official store terlaris di tokopedia, serta top 100 produk terlaris di Tokopedia dan juga Shopee.

 

Nah, itulah 5 cara riset produk terlaris di e-commerce yang bisa Anda gunakan. Opsi yang bisa Anda pilih memang beragam, Anda hanya tinggal memilih sesuai kebutuhan. Misal, Anda hanya memiliki sedikit waktu untuk membangun bisnis. Maka menggunakan bantuan dari Compas tentu akan menghemat sebagian besar waktu Anda.

Melalui produk Compas, Anda dapat melakukan riset pasar sesuai kebutuhan dengan akurat dan cepat. Tertarik untuk memulai? Hubungi kami melalui link ini atau DM Instagram Compas melalui link ini, ya!


Mau bisnis Anda mengalahkan kompetitor dan memenangkan pasar dengan bantuan data insight seperti di atas? Yuk hubungi tim Compas

Get Your Market Insight Now

Related Post

Leave a Comment

Want to grow your online business with data-driven insights? Reach us now!

logo-compas-putih-kecil-v1-156x40

Comprehensive price and analytics system

Compas.co.id

Copyright © 2020 Compas.co.id by Telunjuk.com

Need Help? Chat with us